News / Nasional
Senin, 27 April 2026 | 22:38 WIB
KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur. (Ist)
Baca 10 detik
  • KA Argo Bromo Anggrek menemper Commuter Line di emplasemen Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.
  • KAI Daop 1 Jakarta segera melakukan evakuasi rangkaian kereta dan penanganan korban bersama pihak kepolisian setempat.
  • Manajemen menonaktifkan aliran listrik lintas Cibitung hingga Bekasi Timur untuk menjamin keselamatan proses normalisasi jalur kereta.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta bergerak taktis melakukan penanganan darurat usai insiden tertempernya Commuter Line oleh KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

Gangguan operasional bermula saat kecelakaan terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin (27/4/2026) pukul 20.52 WIB.

Peristiwa ini melibatkan PLB 4B KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi yang menemper PLB 5568A relasi Kampung Bandan–Cikarang.

Guna mempercepat pemulihan jalur, petugas di lapangan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi kejadian secara saksama.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan tertulis resmi yang diterima Suara.com.

Kecelakaan melibatkan dua rangkaian kereta api terjadi di area Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada Senin (27/4/2026) malam. [Suara.com/Istimewa]

Langkah pengamanan juga diambil manajemen dengan menonaktifkan aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur.

Pemadaman listrik juga mencakup area emplasemen Bekasi Timur, demi menjamin keselamatan tim penolong selama proses evakuasi sarana berlangsung.

Manajemen KAI Daop 1 Jakarta memastikan, seluruh petugas telah dikerahkan secara optimal untuk menormalisasi lintas yang terdampak.

Atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan, pihak KAI secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam.

Baca Juga: KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

Hingga saat ini, tim internal masih melakukan investigasi mendalam terkait penyebab utama kecelakaan serta mendata jumlah perjalanan kereta yang terganggu.

KAI juga mewanti-wanti masyarakat agar selalu mematuhi aturan keselamatan di area jalur rel demi mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

Informasi perkembangan penanganan di lokasi akan terus diperbarui secara berkala seiring berjalannya proses evakuasi di lapangan.

Load More