Pembagian pot dalam drawing ini akan mengacu pada peringkat terbaru FIFA dan posisi akhir klasemen putaran ketiga.
Berikut adalah proyeksi pembagian pot berdasarkan informasi terkini:
Pot 1: Qatar, Arab Saudi
Pot 2: Uni Emirat Arab, Irak
Pot 3: Indonesia, Oman
Namun, ada satu aturan penting dari AFC yang memengaruhi pembagian grup, yakni larangan mempertemukan kembali tim yang berasal dari grup yang sama di putaran sebelumnya.
Hal ini berarti Timnas Indonesia tidak akan satu grup dengan Arab Saudi, yang juga berasal dari Grup C.
Demikian pula, Qatar dan Uni Emirat Arab dari Grup A tidak akan berada dalam satu grup.
Dengan demikian, kemungkinan besar grup Indonesia di babak keempat adalah kombinasi antara Indonesia, Qatar, dan Irak atau Indonesia, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Sindir Timnas yang Kebobolan Selusin Gol, Kemal Palevi Diperingatkan: Jangan Sampai Kayak Ernest
Masing-masing lawan memiliki reputasi kuat di level Asia. Qatar pernah menjadi juara Piala Asia 2019 dan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Sementara itu, Irak dan Uni Emirat Arab memiliki tradisi panjang dalam kualifikasi Piala Dunia dan tampil konsisten di berbagai turnamen besar.
Tantangan Berat untuk Timnas Indonesia
Perjalanan Timnas Indonesia hingga ke tahap ini patut diapresiasi. Namun, babak keempat akan menjadi ujian sebenarnya.
Menghadapi tim-tim kelas atas Asia dengan jadwal padat dalam sistem yang tidak memberi ruang untuk kesalahan, Skuad Garuda harus tampil dalam performa terbaik mereka.
Bagi penggemar sepak bola Tanah Air, drawing pada 17 Juli 2025 akan menjadi momen penting. Selain menentukan siapa lawan Indonesia, hasil drawing juga akan menentukan peta kekuatan di masing-masing grup.
Peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia akan sangat bergantung pada performa dalam dua pertandingan ini.
Jika berhasil menjadi juara grup, mimpi tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1938 akan terwujud. Namun jika harus menempuh jalur playoff, maka perjalanan akan menjadi lebih panjang dan menantang.
Bagaimanapun juga, babak keempat ini menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola Indonesia yang sedang berkembang pesat di level internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Selamat! Justin Hubner Resmi Nikahi Selebgram Jennifer Coppen
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter