Gol-gol Jepang lainnya dicetak oleh Daichi Kamada (15’, 45+5’), Ryoya Morishita (55’), Shuto Machino (58’), dan Mao Hosoya (80’).
Kemenangan ini memperkuat dominasi Jepang atas Indonesia, setelah sebelumnya menang 4-0 di Jakarta. Total, Jepang mencetak 10 gol ke gawang Indonesia hanya dalam dua pertemuan.
Dengan hasil tersebut, Jepang mengakhiri putaran ketiga kualifikasi Grup C dengan catatan fantastis: 30 gol dalam 10 pertandingan.
Mereka juga memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu wakil terbaik Asia, mengumpulkan 23 poin dari tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Kubo sendiri, meski tidak terlalu berambisi menjadi kapten, tetap menghargai pengalaman langka tersebut.
"Saya rasa saya akan memakainya secara alami jika sudah lebih panjang, tetapi saya tidak terlalu ingin menjadi kapten, jadi saya akan melakukannya jika memang harus," ujarnya.
Ia bahkan menyerahkan kembali tanggung jawab tersebut kepada Endo. "Untuk saat ini, saya akan meminta Endo memakainya hingga setelah Piala Dunia," katanya, merendah.
Berita Terkait
-
Striker Jepang Akui Mudah Bikin Gol Indah ke Gawang Timnas Indonesia
-
Apa yang Salah dengan Mees Hilgers? Kutukan di Timnas Indonesia Berlanjut
-
Jam Rolex Prabowo dan Sarapan Aburizal Bakrie Berujung Timnas Indonesia Hancur Lebur
-
Jadwal Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Pot Berapa?
-
Sengaja Serius, Pebandingan Susunan Pemain Timnas Jepang saat Lawan Australia dan Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan