Namun, jalur ini lebih berat dan berisiko tinggi. Di fase ini, Timnas Indonesia harus menghadapi negara-negara kuat dari luar Asia seperti perwakilan dari Afrika (CAF), Amerika Selatan (CONMEBOL), Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF), dan Oseania (OFC).
Bayangkan jika Garuda harus menghadapi lawan seperti Kamerun, Venezuela, atau Trinidad and Tobago—tim yang memiliki tradisi panjang dan pengalaman di panggung internasional.
Playoff antar konfederasi dijadwalkan berlangsung Maret 2026 dan digelar secara terpusat, mirip dengan format Ronde 4.
Dengan kondisi ini, perjuangan akan makin berat karena waktu persiapan lebih pendek dan kualitas lawan meningkat drastis.
Undian grup Ronde 4 akan digelar pada 17 Juli 2025, dan akan menentukan arah perjuangan Indonesia ke depan.
Hasil drawing ini sangat penting karena akan memetakan peta kekuatan yang akan dihadapi Garuda.
Sementara itu, pertandingan Ronde 4 akan dimulai pada Oktober 2025, menyisakan waktu hanya sekitar tiga bulan untuk mempersiapkan skuad secara maksimal.
Melihat skenario yang ada, Ronde 4 menjadi jalan paling realistis bagi Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Jalur ini lebih ringan dibandingkan harus melalui playoff antar konfederasi yang dipenuhi tim-tim berpengalaman.
Baca Juga: Dikeroyok Negara Teluk, Timnas Indonesia Diprediksi Bisa Lolos dari Ronde Keempat
Jika gagal memaksimalkan Ronde 4, peluang Indonesia akan menyusut drastis dan mimpi tampil di Piala Dunia bisa benar-benar tamat. Maka dari itu, setiap laga di ronde ini harus dianggap final.
Timnas Indonesia memang bukan favorit. Namun, dengan strategi matang, semangat juang tinggi, dan eksekusi yang presisi, peluang sejarah bisa terbuka lebar. Kini semua tergantung pada persiapan dan performa skuad Garuda dalam beberapa bulan ke depan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Persaingan Sengit Udinese vs Bologna Rekrut Jay Idzes: Bianconeri Siapkan Rp469 M
-
Penyerang Timnas Indonesia Diminta Jangan Terlalu Hormat ke Pemain Asing
-
Pemain Keturunan Rp 78,22 Miliar Juara! Daftar Skuad Timnas Indonesia Punya Menit Bermain Terbanyak
-
Penyerang Naturalisasi Timnas Indonesia Akhirnya ke Liga 1! Siap Bantu Tim Bersaing
-
Patrick Kluivert Makan Korban Pertama Hingga Dipecat Tanpa Pesangon!
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad