Suara.com - Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, tengah dirumorkan bergabung dengan salah satu klub papan atas Eredivisie, FC Utrecht.
Di bursa transfer musim panas 2025, beberapa pemain Timnas Indonesia menarik atensi banyak klub, terutama pemain yang berkiprah di Eropa.
Salah satunya adalah Calvin Verdonk. Pemain milik NEC Nijmegen ini dikabarkan tengah menjadi buruan FC Utrecht di musim panas ini.
Kabar ini menyeruak dari laporan Utrecht Watcher yang dibagikan oleh akun Instagram @pemainketurunan.id, di mana dilaporkan Verdonk diminati oleh pelatih FC Utrecht, Ron Jans.
“FC Utrecht dikabarkan tertarik untuk memboyong Calvin Verdonk dari NEC Nijmegen pada bursa transfer musim panas mendatang,” tulis @pemainketurunan.id di Instagram.
“Langkah ini diambil karena Utrecht akan melepas bek kiri mereka, Kolbeinn Finnsson. Verdonk dinilai sebagai pemain yang ideal untuk mengisi posisi tersebut,” lanjut laporan tersebut.
Ketertarikan tim berjuluk Utreg itu ke Verdonk bukan tanpa alasan. Pasalnya, bek keturunan Aceh itu tampil apik bersama NEC Nijmegen.
Di musim 2024/2025, Verdonk tercatat tampil 33 kali dari total 34 laga di Eredivisie dan berhasil membukukan satu gol dan satu assist.
Kemampuan eks Feyenoord ini dalam memerankan posisi bek kiri dan bek tengah kiri membuat dirinya memiliki nilai tambah bagi FC Utrecht.
Baca Juga: 4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dirumorkan Gabung ke Klub Liga 1
Apalagi, Verdonk juga dikenal sebagai bek agresif yang mampu membantu serangan saat bermain sebagai Full Back dan solid dalam bertahan saat menjadi bek tengah kiri.
Hal ini terbukti dari catatannya, di mana Verdonk kerap melepaskan 6,37 operan ke depan atau Progressive Passes per 90 menit saat menyerang.
Lalu saat menjalankan tugas bertahan, Verdonk rata-rata membuat 3,09 tekel, 1,29 intersep, 4,32 sapuan, dan 1,36 blok per 90 menit.
Meski baru dilaporkan meminati Calvin Verdonk, usaha FC Utrecht untuk memboyongnya dari NEC Nijmegen bisa saja menemui hambatan.
Salah satu hambatan yang bisa mengganjal kepindahan ini adalah kontrak Verdonk di NEC Nijmegen yang masih cukup panjang, yakni hingga Juni 2028.
Dengan kontrak yang tersisa tiga tahun, NEC diyakini akan meminta mahar besar ke FC Utrecht untuk bek andalannya tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia