Update Cedera Kevin Diks
Sementara itu, dikutip dari Bolatimes--jaringan Suara.com, kabar melegakan datang dari Borussia Monchengladbach terkait kondisi Kevin Diks, bek anyar mereka yang juga memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain berusia 28 tahun itu sempat memunculkan kekhawatiran setelah mengalami cedera otot saat membela Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang, yang berakhir dengan kekalahan telak 0-6.
Kevin Diks, yang baru saja bergabung secara gratis dari FC Kopenhagen, terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera tersebut.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari sebelum ia menjalani liburan musim panasnya.
Kekhawatiran muncul karena Diks sebelumnya juga mengalami cedera otot serius pada April saat masih memperkuat Kopenhagen dalam laga panas kontra Brondby.
Cedera tersebut memaksanya menepi selama enam pekan, sebelum akhirnya comeback di laga terakhir musim dan langsung mencetak gol kemenangan.
Jika cedera kali ini sama seriusnya, maka Diks diperkirakan bakal absen hampir seluruh masa pramusim Gladbach — kondisi yang bisa berdampak besar mengingat Tim Kleindienst juga absen hingga November usai operasi meniskus.
Gladbach tentu tidak ingin kehilangan dua pemain kunci sekaligus dalam fase awal musim Bundesliga yang krusial.
Baca Juga: Tak Sekadar Pemain, Kevin Diks Berpeluang Dapat Posisi Penting Ini di Monchengladbach
Namun berdasarkan pemeriksaan awal, cedera Diks kali ini tidak separah yang ditakutkan.
Meski masih terdapat pembengkakan otot yang membuat diagnosis 100 persen belum bisa ditegakkan, pihak klub optimistis mantan pemain Feyenoord dan Vitesse itu dapat segera bergabung dengan latihan tim.
Gladbach telah menjadwalkan tes kebugaran awal pada 4 dan 5 Juli, dan latihan terbuka pertama akan digelar pada 6 Juli 2025.
Masih belum bisa dipastikan apakah Diks akan ikut serta sejak hari pertama latihan, apalagi dia juga dijadwalkan mendapat tambahan libur usai menjalani tugas internasional bersama Timnas Indonesia.
Kendati demikian, manajemen dan tim medis klub cukup yakin bahwa Diks akan segera pulih dan tersedia untuk menjalani pramusim — yang penting untuk adaptasinya di klub baru serta integrasi dalam sistem permainan pelatih.
Berita Terkait
-
Update Transfer Calvin Verdonk: Bakal Jadi Rekan Calon Pemain Timnas Indonesia
-
Deretan Bintang Muda yang Mengisi Skuad Timnas Indonesia U-23, Ada yang Sudah Debut di Senior
-
Perasaan Was-was Pemain Keturunan Depok Rp15 M yang Dirumorkan Bela Timnas Indonesia
-
Barisan Lini Tengah yang Bikin Timnas Indonesia U-23 Makin Ngeri, Siapa Saja?
-
Menyambung Hidup, Nathan Tjoe-A-On Dagang Baju Usai Dipecat dan Jadi Pengangguran
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien