Suara.com - Calvin Verdonk, bek kiri Timnas Indonesia, masuk radar transfer FC Utrecht jelang bergulirnya musim baru Eredivisie.
Klub asal Domstad itu dikabarkan siap mengajukan penawaran kepada NEC Nijmegen, klub yang saat ini masih memegang kontrak Verdonk hingga 2028.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun X (Twitter) Edjeuitnoord, pengamat setia FC Utrecht.
Menurutnya, Utrecht akan segera menyodorkan proposal resmi, mengingat Verdonk memiliki klausul pelepasan yang bisa diaktifkan pada musim panas ini.
Meski tampil hampir di semua pertandingan NEC musim lalu dan membawa klubnya lolos ke play-off Eropa, Verdonk disebut terbuka untuk tantangan baru.
Ia hanya absen sekali selama musim 2024/2025 dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di pos bek kiri Eredivisie.
Jika transfer ini terwujud, maka akan ada perombakan besar di sektor kiri pertahanan Utrecht.
Saat ini, klub sudah kehilangan Souffian El Karouani, dan telah mendatangkan bek kiri asal Inggris, Derry John Murkin, dari Schalke 04.
Namun kehadiran Verdonk akan memperketat persaingan dan bisa jadi menggeser posisi Kolbeinn Finnsson, bek asal Islandia yang hanya tampil 13 kali musim lalu setelah dibeli dari Lyngby BK.
Baca Juga: Dulu Dibuang STY, Penyerang Keturunan Kini Gabung Klub Calvin Verdonk
Menariknya jika Verdonk akan menjadi rekrutan anyar FC Utrecht, ia bakal mendapat rekan baru, pemain berdarah Depok, Miliano Jonathans.
Perfomance Miliano Jonathans di FC Utrecht
Perfomance pemain keturunan Depok, Miliano Jonathans bersama FC Utrecht di musim lalu bisa dibilang buruk.
Pemain keturunan Depok yang dirumorkan akan dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia itu hanya jalani 8 pertandingan dan belum mencetak gol.
Perfomance ini jauh dari kata memuaskan bagi FC Utrecht. Jika merujuk pada data Transfermarkt, 8 pertandingan Miliano Jonathans di musim 2024/2025 bersama Vitesse justru lebih moncer.
Dari 8 pertandingan, Miliano Jonathans bersama Vitesse mampu mencetak 3 gol dan 2 asisst.
Meski belum tunjukkan penampilan bagus di musim lalu bersama FC Utrecht, Miliano Jonathans diyakini akan tunjukkan skill bagusnya di musim depan.
Dikutip dari Voetbalzone, pihak klub diyakini masih menaruh kepercayaan penuh pada pemain keturunan Depok ini.
Miliano Jonathans digaet oleh FC Utrecht dengan biaya transfer yang relatif murah, hanya sekitar 300.000 euro, setelah tampil impresif di setengah musim pertamanya bersama Vitesse.
Banyak pihak menilai langkah ini sebagai keputusan cerdas dari manajemen Utrecht.
“Sebenarnya ini langkah yang sangat cerdas dari FC Utrecht,” ujar pengamat dalam program Tekengeld.
“Dengan harga seperti itu, ini merupakan investasi yang nyaris tanpa risiko.”
Meski debutnya di Utrecht belum bisa dikatakan sukses besar, tak ada kepanikan dari pihak klub.
Jonathans dinilai sebagai pemain muda bertalenta yang hanya butuh waktu untuk beradaptasi dengan sistem dan ekspektasi di Stadion Galgenwaard.
“Saya rasa potensinya akan keluar juga nanti,” lanjut sumber yang sama.
“Dia butuh waktu untuk berkembang, dan Utrecht tampaknya siap bersabar.”
Belakangan santer terdengar PSSI akan kembali melakukan naturalisasi kepada pemain keturunan Indonesia.
Slot pemain naturalisasi Timnas Indonesia bisa dimanfaatkan untuk menggaet Miliano Jonathans yang saat ini bermain bersama FC Utrecht.
Pemain berusia 23 tahun itu berposisi winger kanan dan punya kemampuan mencetak gol serta assist yang telah dibuktikannya di musim 2024-2025 bersama Vitesse Arnhem.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan keinginannya untuk menaturalisasi Miliano Jonathans. Namun, hingga saat ini, proses tersebut belum dapat dilakukan karena alasan yang tidak dijelaskan lebih lanjut.
"Belum (naturalisasi Miliano Jonathans)," kata Erick Thohir kepada awak media beberapa waktu lalu.
"Maunya iya, tapi belum. Kalau itu bergabung dengan Timnas Indonesia..," sambung mantan bos Inter Milan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Perasaan Was-was Pemain Keturunan Depok Rp15 M yang Dirumorkan Bela Timnas Indonesia
-
Barisan Lini Tengah yang Bikin Timnas Indonesia U-23 Makin Ngeri, Siapa Saja?
-
Disingkirkan Timnas Indonesia, Butuh 10 Tahun Bagi China untuk Bangkit
-
Menyambung Hidup, Nathan Tjoe-A-On Dagang Baju Usai Dipecat dan Jadi Pengangguran
-
Ucapkan Selamat Tinggal ke Justin Hubner
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Bakal Diganti Diego Simeone?
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Okan Buruk Ingatkan Victor Osimhen Cs Tetap Injak Bumi
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
-
3 Pemain Timnas Indonesia Berjuang untuk Terhindar dari Zona Degradasi
-
70 Orang Tewas, Jalanan Meksiko Jadi Arena Pembantaian, FIFA Cuma Bilang Begini
-
Mimpi Piala Dunia 2030, Ini 11 Pemain Keturunan Baru yang Bisa Perkuat Timnas Indonesia
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho