Suara.com - Nama Elkan Baggott kembali menjadi perbincangan para pecinta sepak bola Tanah Air jelang penampilan Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bek berusia 22 tahun bahkan dibandingkan dengan dua pemain Timnas Indonesia yang baru saja menjadi pengangguran usai dilepas oleh klub-klubnya.
Dari sekian banyak pemain keturunan di kubu Tim Garuda, nama Elkan Baggott menjadi nama yang kerap diperbincangkan pecinta sepak bola Tanah Air dalam satu bulan terakhir.
Namanya diperbincangkan karena dirinya tak masuk dalam daftar skuad Timnas Indonesia yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni 2025.
Tak masuknya nama Baggott tak lepas dari keputusan Patrick Kluivert selaku pelatih Tim Merah Putih, di mana ia lebih mempercayai pemain yang sudah masuk skuad pada Maret lalu.
Padahal, Baggott sendiri sempat terbang ke Indonesia dan berada di Tanah Air sembari menunggu panggilan dari Kluivert untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kini jelang ronde keempat, nama bek Ipswich Town itu kembali diperbincangkan oleh banyak pecinta sepak bola Tanah Air.
Namun, kali ini Baggott diperbincangkan karena dibandingkan dengan dua pemain Timnas Indonesia yang tengah menganggur.
Elkan Baggott Dianggap Pantas Jadi Role Model
Baca Juga: Lawan Tim Timur Tengah September Nanti, Timnas Indonesia Tetap Pakai Stadion GBK
Elkan Baggott diperbincangkan karena dianggap pantas menjadi Role Model atau panutan bagi para pemain muda Timnas Indonesia yang menganggur.
Dilansir dari unggahan akun @pemainketurunan.id di Instagram, Baggott dianggap layak jadi panutan bagi Rafael Struick dan Nathan Tjoe-A-On.
Ya, Struick dan Nathan saat ini menjadi dua pemain muda Timnas Indonesia yang tengah menganggur pasca-dilepas oleh klubnya, Brisbane Roar dan Swansea City.
Dibandingkan dengan Baggott, baik Struick dan Nathan bermain di kompetisi yang mentereng pada musim 2024/2025 lalu.
Struick bermain di kasta teratas Australia bersama Brisbane Roar, sedangkan Nathan bermain di klub Championship atau kasta kedua Inggris, Swansea City.
Status keduanya jauh lebih baik dari Baggott yang bermain di kasta ketiga Inggris atau League One bersama Blackpool.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
3 Shio yang Paling Pantang Menyerah, Punya Mental Kuat
-
81 Tahun Indonesia Merdeka: Kondisi Jalan di Deli Serdang Sumut Kupak-kapik, Belum Merdeka?
-
Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?
-
Ramalan Shio yang Beruntung 17 Agustus 2026, Siapa Paling Banjir Rezeki?
-
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
-
Naturalisasi Pemain Sepak Bola: Proses Kemenangan atau Kesalahan Berulang?
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat
-
Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja
-
Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare