Suara.com - Dua negara ASEAN atau Asia Tenggara bisa jadi opsi menjadi tuan rumah round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai ketegangan yang terjadi di Timur Tengah.
Ketegangan yang kembali membara di kawasan Timur Tengah berpotensi memengaruhi jalannya round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi untuk memindahkan lokasi pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi dan Qatar.
Babak keempat tersebut dijadwalkan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
Namun, situasi geopolitik di kawasan menjadi sorotan setelah Qatar mengalami serangan dari Garda Revolusi Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Al Udeid, Senin (23/6/2025) waktu setempat.
Serangan ini disebut sebagai aksi balasan atas operasi militer Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran, yang sebelumnya memanaskan hubungan Iran dengan blok Barat, termasuk Israel.
Kondisi yang kian tidak menentu itu menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan penyelenggaraan pertandingan internasional, termasuk fase penting Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Apalagi, konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat dinilai telah memasuki babak baru yang lebih serius, meski Presiden Donald Trump, telah menyatakan gencatan senjata.
Kekhawatiran ini turut dirasakan publik sepak bola Indonesia. Dalam unggahan akun Instagram @pengamatsepakbola yang dilansir Selasa (24/6/2025), sejumlah warganet mendorong AFC agar segera memindahkan venue pertandingan demi keselamatan para pemain dan ofisial.
Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025, Paling Murah Rp450 Ribu
Desakan ini tidak lepas dari potensi keuntungan yang bisa diperoleh timnas Indonesia.
Jika pertandingan digelar di tempat netral yang lebih aman dan jauh dari tekanan suporter tuan rumah, skuad Garuda diyakini memiliki peluang lebih besar untuk tampil optimal dalam upaya mereka merebut tiket ke Piala Dunia 2026.
Sebagai opsi tuan rumah menggantikan Qatar dan Arab Saudi, ada dua negara ASEAN yang sebelumnya dipertimbangkan AFC.
Dua negara Asia Tenggara tersebut adalah Malaysia serta Thailand.
Malaysia yang menjadi calon terkuat sebagai host round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 jika digelar di tempat netral.
Apalagi Malaysia juga dipilih sebagai lokasi drawing untuk round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Mikel Jauregizar Tak Punya Darah Malaysia, Jay Idzes Kokoh Sebagai Pemain Termahal
-
Beckham Putra Cerita di Balik Momen Viral Jay Idzes yang Marah Kepadanya
-
Thom Haye Mendarat di Prancis, Isu Gabung Klub Papan Atas Ligue 1 Mencuat
-
Cerita Eks Klub Sir Alex Ferguson Hampir Rekrut Jay Idzes
-
Resmi! John Heitinga Sudah Dapatkan Asisten Pelatih Baru, Denny Landzaat?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung