Di Francesco, yang sebelumnya pernah menukangi Venezia, memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Jay Idzes. Ia adalah sosok yang berperan penting dalam menunjuk Idzes sebagai kapten tim saat keduanya masih di Venezia.
Kedekatan ini tentu bisa menjadi faktor penentu dalam negosiasi transfer, mengingat kepercayaan pelatih terhadap pemain merupakan aspek krusial dalam dunia sepak bola.
Situasi transfer di kubu Lecce juga dipengaruhi oleh potensi kepergian salah satu bek tengah andalan mereka, Kalionda Gaspar.
Bek asal Angola tersebut dilaporkan diminati oleh beberapa klub lain, menciptakan kekosongan potensial di lini pertahanan Giallorossi.
Dalam skenario ini, Lecce melihat Idzes sebagai pengganti ideal untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Gaspar.
Kehadiran Idzes diharapkan dapat memperkuat tembok pertahanan Lecce dan memberikan stabilitas yang dibutuhkan.
Sebuah laporan dari Calcio Lecce menggarisbawahi bagaimana Lecce secara proaktif mempersiapkan diri jika Gaspar benar-benar hengkang, dengan Idzes menjadi salah satu kandidat utama untuk mengisi kekosongan tersebut.
Namun, perjuangan Lecce untuk mengamankan tanda tangan Idzes diprediksi tidak akan mudah. Bek jangkung berusia 25 tahun ini memang menjadi rebutan banyak tim, terutama di kancah sepak bola Italia.
Selain Lecce, beberapa klub Serie A lainnya juga telah menyatakan minatnya terhadap Idzes, termasuk Udinese, Bologna, Torino, dan Fiorentina. Persaingan ketat ini menunjukkan betapa tingginya nilai pasar Jay Idzes di bursa transfer.
Baca Juga: Alfeandra Dewangga Resmi Berseragam Persib, Buka Jalur Cepat Menuju Timnas?
Popularitas Jay Idzes di bursa transfer tidak hanya mencerminkan kualitas individunya sebagai pemain bertahan yang tangguh dan cerdas, tetapi juga dampak positif yang ia berikan sebagai kapten tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030