Suara.com - Timnas Putri Indonesia akan menjamu Kirgistan pada laga perdana babak kualifikasi Piala Asia Putri 2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (29/06/2025).
Menghadai Kirgistan, Timnas Putri Indonesia sejatinya lebih diunggulkan untuk bisa meraih kemenangan dalam laga perdana grup D ajang kualifikasi Piala Asia Putri 2026 nanti.
Persiapan Garuda Pertiwi sendiri sejatinya memang masih cukup banyak
Namun, sebelumya, pelatih Satoru Mochizuki sudah melaksanakan proses pemusatan latihan jangka panjang.
Selain itu juga beberapa minggu sebelumnya juga sudah menggelar laga-laga uji coba, baik secara internal maupun internasional bertajuk FIFA Matchday.
Terlebih lagi, bermain di kandang sendiri dengan ribuan suporter garuda yang nanti akan mendukung timnas putri Indonesia di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Kondisi itu diharapkan mampu menambah suntikan moral dan semangat bagi Claudia Scheunemann dkk guna meraih kemenagan.
Satoru Mochizuki sendiri mengakui jika anak asuhnya membutuhkan dukungan semangat yang besar dari suporter timnas Indonesia.
Berasal dari Jepang, Satoru diprediksi akan menerapkan skema formasi 3-4-2-1 yang selama ini juga menjadi andalan tim Samuarai Biru.
Baca Juga: PSSI Umumkan 23 Nama Skuad Timnas Putri Indonesia, Ada Nama Pemain Naturalisasi Baru
Sydney Hopper diprediksi menjadi tumpuan Timnas Putri Indonesia untuk menghalahkan tim asal Asia Barat tersebut.
Sydney Hopper merupakan salah satu pemain yang baru saja dipanggil untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia.
Perempuan kelahiran Arkansas, Amerika Serikat, itu memang punya darah keturunan Indonesia, mengingat ibunya berasal dari Jakarta.
Lalu, pada 14 Juli 2024, dia mendapatkan kesempatan untuk mengukir debut bersama Timnas Putri Indonesia pada pertandingan persahabatan melawan Hong Kong. Kala itu, dia bermain 45 menit untuk menggantikan Katarina Stalin.
Perempuan kelahiran 15 Maret 2007 ini mengawali kariernya di dunia sepak bola sejak masih remaja. Pasalnya, Hopper memang sudah senang bermain sepak bola sejak usianya baru menginjak enam tahun.
Awalnya, dia bergabung dengan Tulsa SC, sebuah akademi sepak bola usia muda yang berkompetisi di ajang Elite Clubs National League (ECNL). Setelah bertahun-tahun belajar, dai pun resmi gabung tim universitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia