Suara.com - Rahmad Darmawan resmi ditunjuk sebagai pelatih tim Liga Indonesia All Star yang akan tampil di Piala Presiden 2025. Lantas, apa alasannya?
Sosok yang akrab disapa RD itu dipilih karena melihat rekam jejaknya yang mentereng di sepak bola nasional.
Sepanjang karier melatihnya, Rahmad pernah memegang sejumlah klub dengan menjadi juara Liga Indonesia bersama Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura.
Selain kedua klub tersebut ia juga sempat membesut tim-tim besar yang ada di Tanah Air yaitu Persikota Tangerang, Persija Jakarta, Arema FC, Mitra Kukar, Tira Persikabo, Madura United, Rans Cilegon, dan Barito Putera.
Bukan itu saja, Rahmad Darmawan pernah menukangi klub Malaysia, T-Team.
Tidak hanya di level klub, RD sempat mengarsiteki Timnas Indonesia U-23 dan mampu mempersembahkan dua medali perak di SEA Games 2011 dan 2013.
"Coach RD dipilih karena memiliki reputasi bagus di sepak bola Indonesia," kata Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2025, Arya Sinulingga.
"Dia juga mantan pemain dan pelatih timnas, pernah juga membawa klub menjuarai Liga Indonesia," jelasnya.
Melihat pengalaman yang ada, panitia yakin RD adalah sosok tepat menukangi Witan Sulaeman dan kawan-kawan.
Baca Juga: Kenapa Persija Tak Seagresif Persib di Bursa Transfer?
"Dengan punya pengalaman panjang melatih klub Indonesia bahkan luar negeri dan terakhir coach RD pegang lisensi kepelatihan yang cukup untuk menangani klub profesional di kasta tertinggi," Arya menambahkan.
Piala Presiden 2025 digelar dari 6-13 Juli mendatang sebagai turnamen pramusim jelang Liga 1 2025/2026.
Ajang tersebut kali ini berlangsung di dua tempat yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta yang dipakai untuk laga pembukaan dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Ada enam kontestan yang berpartisipasi di Piala Presiden 2025. Grup A dihuni oleh Liga Indonesia All Stars, Arema FC, dan tim asal Inggris, Oxford United.
Sedangkan Grup B, diisi Persib Bandung, Dewa United FC, dan klub dari Thailand, Port FC.
Pada Piala Presiden 2025, juara akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp5,5 miliar, meningkat dari edisi sebelumnya.
Berita Terkait
-
Kenapa Persija Tak Seagresif Persib di Bursa Transfer?
-
3 Pemain Timnas Indonesia Senior yang Perkuat Garuda Muda di Piala AFF U-23 2025
-
Profil Abdul Rahman Daud, Striker Malaysia Sesumbar Jebol Gawang Timnas Indonesia U-23
-
Siapa Rahmad Darmawan? Profil dan Prestasi Pelatih Liga Indonesia All Star di Piala Presiden 2025
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?