Meskipun belum pernah meraih Scudetto, Udinese dikenal sebagai klub yang konsisten bertahan di Serie A dan sering menjadi tempat berkembangnya talenta muda dari seluruh dunia.
Bermarkas di Stadio Friuli (atau dikenal sebagai Dacia Arena), Udinese kerap tampil kompetitif di papan tengah Serie A.
Mereka mengusung gaya permainan cepat dan cenderung eksplosif, dengan sistem rekrutmen yang sangat efisien.
Salah satu pencapaian terbesar mereka di Eropa adalah menjuarai UEFA Intertoto Cup pada tahun 2000/2001.
Meski bukan kompetisi utama seperti Liga Champions atau Liga Europa, gelar ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri karena pada masanya, turnamen tersebut merupakan jalur alternatif menuju Piala UEFA—pendahulu Liga Europa.
Dalam sejarahnya, Udinese telah menjadi tempat berlabuh banyak bintang sebelum mereka bersinar di level dunia.
Salah satu contoh paling mencolok adalah Oliver Bierhoff, legenda Timnas Jerman.
Bierhoff membela Udinese antara 1995 hingga 1998 dan mencetak lebih dari 50 gol, termasuk menjadi top skor Serie A musim 1997/98.
Namanya kemudian mencuat saat mencetak golden goal untuk Jerman di final Euro 1996.
Baca Juga: Babak Baru Saga Transfer Jay Idzes: Udinese Ajukan Tawaran Resmi, Lecce Opsi Peminjaman
Model bisnis Udinese yang mengandalkan pengembangan pemain menjadikan klub ini ideal untuk sosok seperti Jay Idzes. Bek berusia 25 tahun tersebut memiliki profil yang sesuai: tangguh, cerdas dalam membaca permainan, dan punya visi membangun serangan dari lini belakang.
Kepindahan ke Udinese akan membuka peluang besar bagi Idzes untuk unjuk kemampuan di level tertinggi dan bisa menjadi batu loncatan untuk menuju klub yang lebih besar di masa depan.
Dengan pembahasan kontrak yang sudah menyentuh aspek finansial, tampaknya hanya masalah waktu sebelum Idzes resmi mengenakan seragam putih-hitam Udinese.
Jika negosiasi ini berhasil, Jay Idzes tak hanya berpeluang menjadi pilar utama di lini belakang Udinese, tetapi juga berpotensi meraih gelar juara Eropa seperti para pendahulunya—sebuah langkah besar bagi kapten Timnas Indonesia di panggung sepak bola Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangan Lewatkan! Jadwal Derbi Indonesia di Eredivisie: Maarten Paes vs Justin Hubner
-
Di Mana Maarten Paes? Tak Ada di Susunan Pemain Ajax vs AZ Alkmaar Malam Ini
-
Futsal Meledak di Indonesia! Sejarah yang Jarang Diketahui: Dari Pele hingga Ronny Pattinasarany
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Hadapi Inter Milan, Fabio Grosso Minta Jay Idzes Cs Jalani Taktik Ini
-
Prediksi Susunan Pemain dan Link Streaming Big Match Liverpool vs Manchester City Malam Ini
-
Juru Kunci Premier League Incar Bek FC Twente Siap Bayar Rp170 Miliar, Mees Hilgers?
-
Publik Asia Geleng-geleng Lihat Timnas Futsal Indonesia: Final Gila, Kalian Tidak Gagal!
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?
-
Susah Payah Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Iran: Ini Pertolongan Tuhan