Suara.com - Rumor pergantian apparel resmi Timnas Indonesia kian santer terdengar. Namun hingga awal Juli 2025, pihak PSSI melalui badan usaha yang mengelola sektor komersial federasi tersebut yakni PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), masih memilih bungkam.
“Ditunggu pengumumannya ya, Mas,” kata Direktur Utama PT GSI, Marsal Masita, singkat saat dikonfirmasi pada Rabu (2/7), sebagaimana dikutip dari Antara.
Isu ini mencuat setelah beredar informasi bahwa PT GSI telah mengirimkan undangan tender eksklusif untuk apparel Timnas Indonesia.
Dalam surat tersebut, tercantum jadwal pelaksanaan, ruang lingkup pekerjaan, serta konsep desain awal.
Batas akhir pengiriman dokumen bagi apparel yang ingin ikut tender ditetapkan pada 18 Juli 2025, sementara pengumuman pemenang dijadwalkan paling lambat 18 Agustus 2025.
Kabar ini memperkuat sinyal bahwa apparel yang saat ini bekerja sama dengan PSSI, yakni Erspo, kemungkinan besar akan digantikan atau setidaknya harus bersaing kembali dalam tender terbuka.
Erspo Sebelumnya Dikontrak Dua Tahun
Erspo resmi diumumkan sebagai mitra apparel Timnas Indonesia pada Januari 2024. Mereka menggantikan produsen lokal sebelumnya, Mills.
Menariknya, saat itu Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan bahwa Erspo menang tender karena mengajukan nilai kerja sama senilai Rp16,5 miliar ditambah skema royalti untuk federasi.
Baca Juga: Dear Gerald Vanenburg! Awas Malaysia Punya Senjata Rahasia yang Siap Hancurkan Timnas Indonesia
Kontrak kerja sama Erspo dan PSSI berdurasi dua tahun, artinya secara hukum kerja sama ini akan berakhir pada Januari 2026.
Namun dengan proses tender yang sudah dibuka sejak pertengahan 2025, peluang terbuka lebar bagi hadirnya mitra baru.
Tentu saja, Erspo masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan posisinya bila kembali menang dalam proses tender tersebut.
Kualitas Jersey Erspo Sempat Tuai Kritik
Ketika jersey baru dari Erspo pertama kali dikenakan oleh Timnas Indonesia dalam laga melawan Vietnam pada Maret 2024 (Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia), publik langsung memberikan respons negatif.
Banyak netizen menilai desainnya kurang menarik, bahkan beberapa menyebutnya sebagai salah satu jersey terburuk sepanjang sejarah timnas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan