-
Persija fokus melawan Persijap sebelum menghadapi laga besar kontra Persib Bandung pekan depan.
-
Mauricio Souza menegaskan timnya tidak meremehkan Persijap meski unggul jauh di klasemen.
-
Keterbatasan waktu pemulihan fisik pemain menjadi tantangan utama Persija dalam meraih kemenangan.
Suara.com - Persija Jakarta saat ini memilih untuk mengesampingkan pembicaraan mengenai laga besar melawan Persib Bandung.
Sang juru taktik, Mauricio Souza, lebih memprioritaskan persiapan matang untuk menjamu Persijap Jepara pekan ini.
Pertandingan menghadapi Laskar Kalinyamat tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu besok.
Meskipun tensi persaingan dengan Persib sudah mulai terasa, tim pelatih tetap ingin pemain berkonsentrasi penuh.
Souza menyadari bahwa euforia di luar lapangan seringkali mendahului jadwal resmi yang harus dijalani tim.
Pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa mereka tidak ingin terburu-buru memikirkan laga tandang pekan depan.
“Pertama kita belum fokus untuk pertandingan Persib Bandung. Fokus itu besok. Jadi fokus untuk besok. Jadi yang eksternal, yang ada di luar, wartawan, suporter, mungkin sudah tidak sabar lagi untuk menyaksikan Persib Bandung lawan Persija tahun ini. Kita tim pelatih dan pemain belum berhenti untuk memikirkan tentang pertandingan tersebut,” kata Souza pada jumpa pers.
Komentar ini menunjukkan profesionalisme jajaran pelatih dalam menjaga stabilitas mental para penggawa Macan Kemayoran.
Laga kontra Persijap dipandang sama pentingnya untuk menjaga posisi tim di papan atas klasemen.
Baca Juga: Hasil Drawing 16 Besar, Frans Putros: Bagus Bertemu Ratchaburi FC
Persiapan taktis terus digenjot meski waktu yang dimiliki tim tergolong sangat singkat.
Senada dengan pelatihnya, Hanif Sjahbandi memastikan seluruh pemain memiliki visi yang sama untuk laga besok.
Para pemain tidak mau terdistraksi oleh komentar netizen maupun media mengenai laga klasik mendatang.
Hanif menyebutkan bahwa meraih tiga poin di kandang adalah harga mati sebelum bicara soal laga selanjutnya.
“Jadi ke depan adalah pertandingan besok melawan Persijap. Jadi itu yang sudah kita persiapkan dan kita fokuskan untuk meraih kemenangan. Baru setelah itu baru kita bicara pertandingan setelahnya,” kata Hanif.
Fokus tunggal ini menjadi kunci agar Persija tidak terpeleset saat menghadapi tim yang secara peringkat di bawah mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere