Suara.com - Jordi Amat resmi menjadi rekrutan ketiga klub Persija Jakarta. Pemain Timnas Indonesia itu akan jadi penggawa pertahanan Macan Kemayoran di Liga 1 musim depan.
Jordi Amat mengaku bahaw ia sudah tidak sabar untuk membela Persija Jakarta. Pemain kelahiran Barcelona itu juga ingin segera kenakan jersey Macan Kemayoran.
“Saya sudah tidak sabar bermain untuk Persija dan tidak sabar untuk mengenakan jersey merah kebanggaan Persija,” kata Jordi Amat seperti dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (5/7).
Jordi Amat pun memiliki target tersendiri bersama Persija. Eks pemain Espanyol itu menegaskan bahwa dirinya ingin memberikan kemenangan di tiap pertandingan Persija Jakarta.
“Saya ingin menang. Sejak kecil, setiap pekan kami bermain, maka harus menang," ucapnya.
"Di pikiran saya setiap berada di lapangan, selalu ingin menang. Klub dan semua orang di sini menginginkan hal yang sama, jadi mari kita lakukan," tegasnya.
Sebelum akhirnya berlabuh di Persija, Jordi telah meraup banyak pengalaman bersama Espanyol (2010–2012), Rayo Vallecano (2012–2013), Espanyol (2013), Swansea (2013–2018), Real Betis (2017–2018), Rayo Vallecano (2018–2020), KAS Eupen (2019–2022), dan Johor Darul Ta’zim (2022–2025).
Jordi Amat kabarnya mendapatkan kontrak selama dua tahun bersama Persija Jakarta.
Target Juara Persija Jakarta Musim Depan
Baca Juga: Here We Go! Jordi Amat Resmi Gabung ke Persija Jakarta
Untuk mewujudkan target ambisius juara Liga 1, manajemen Persija Jakarta terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap skuad.
Evaluasi telah dilakukan sejak akhir musim lalu, dengan fokus pada penguatan lini-lini krusial melalui rekrutan pemain baru yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Baik pemain lokal maupun asing menjadi bagian dari rencana strategis yang disusun oleh pelatih Mauricio Souza dan tim pelatih.
Mauricio Souza diketahui memiliki peran signifikan dalam menyusun komposisi tim.
Ia memberikan rekomendasi nama-nama pemain yang dinilai mampu menjalankan filosofi bermain yang ia terapkan.
Pelatih asal Brasil itu disebut menginginkan pemain yang tidak hanya berkualitas secara teknik, tetapi juga memiliki fleksibilitas posisi, etos kerja tinggi, dan kemampuan beradaptasi cepat dengan sistem permainan.
Di sisi lain, manajemen klub tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kualitas pemain dan aspek finansial.
Persija tidak ingin gegabah dalam mendatangkan nama besar jika tidak sesuai dengan kebutuhan tim secara keseluruhan.
Pendekatan yang digunakan adalah selektif dan realistis, dengan mengutamakan efektivitas dan efisiensi dalam proses perekrutan.
Selain fokus pada pemain asing dan naturalisasi, Persija juga mulai melirik potensi pemain muda Indonesia yang sempat merumput di luar negeri.
Beberapa nama yang pernah berkarier di Eropa masuk dalam radar pencarian pemain untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang klub untuk membangun tim yang kuat namun tetap berkelanjutan.
Persiapan jelang Liga 1 2025/2026 dirancang matang, termasuk agenda latihan pramusim yang akan dimulai pada akhir Juni di Jakarta.
Setelah itu, tim direncanakan menjalani pemusatan latihan di luar negeri sebagai bagian dari pemantapan strategi dan chemistry antar pemain.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Cs Transfer Ilmu di Jakarta, Kasih Pesan Penting ke Talenta Muda
-
Here We Go! Jordi Amat Resmi Gabung ke Persija Jakarta
-
Mengenang Diogo Jota, Ternyata sang Pemain Pernah Bertarung dengan Penggawa Garuda
-
Masih Muda, 3 Alasan Rafael Struick Patut Dikritik jika Gabung Klub Liga Indonesia
-
Bakal Jadi Bomber Timnas Indonesia, 'Sesakti' Apa Mauro Zijlstra?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Ragukan Kualitas John Herdman, Media Vietnam Prediksi Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
-
Posisinya Diserobot Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Luapkan Kekecewaan
-
FIFA Mau Tambah Jadi 48 Tim, Tapi Uang Hadiah Piala Dunia Antarklub Rp3,6 T Belum Dibayar
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or
-
Barcelona Gaet Bintang Muda 16 Tahun dari Norwich City
-
AFC Umumkan Jatah Klub Super League Indonesia di Kompetisi Asia Bertambah Mulai Musim 2027/2028
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica: Misi Kunci Tiket 16 Besar di Bernabeu
-
Pelatih Bodo/Glimt Sentil Keluhan Inter Soal Lapangan Sintetis: Manchester City Gak Banyak Protes