Suara.com - Timnas putri mendapatkan fasilitas mewah dari pihak federasi. Namun sayangnya bukan federasi sepak bola Indonesia.
Ya, PSSI-nya Inggris alias FA memberikan fasilitas mewah untuk Keira Walsh dkk.
The Lionesses--julukan timnas putri Inggris saat ini tengah berkompetisi di UEFA Women's Euro 2025 yang berlangsung di Swiss.
Fasilitas mewah diberikan FA kepada anak asuh Sarina Wiegman demi bisa memberikan kenyamanan untuk mengeluarkan potensi terbaik di Euro 2025.
Dikutip dari Bolatimes--jaringan Suara.com, pasukan asuhan Sarina Wiegman akan bermarkas di salah satu resor paling mewah di Zürich, The Dolder Grand.
The Dolder Grand, merupakan resor bintang lima ini menawarkan panorama menakjubkan kota Zürich, Danau Zürich, dan Pegunungan Alpen
Dengan 175 kamar mewah, fasilitas spa seluas 4.000 meter persegi, kolam renang besar, pusat kebugaran, serta empat restoran peraih penghargaan—salah satunya bahkan memiliki dua bintang Michelin.
Dikutip dari The Sun, The Lionesses akan menjalani sesi latihan rutin di Sportanlage Au, sebuah kompleks olahraga modern yang terletak di Opfikon, sekitar 10 kilometer dari pusat kota Zürich.
Menurut pejabat FA, kombinasi antara hotel dan kompleks latihan ini dipilih karena dipercaya memberikan “lingkungan terbaik untuk mengeluarkan potensi maksimal para pemain Inggris.”
Baca Juga: Harapan Pupus, Erick Thohir Tetap Apresiasi Timnas Putri Meski Kalah dari Chinese Taipei
Keputusan untuk memilih markas ini tidak datang begitu saja.
Pihak FA melakukan survei selama satu tahun penuh, mengunjungi 23 hotel dan 24 lapangan latihan sebelum menetapkan The Dolder Grand dan Sportanlage Au sebagai markas resmi.
Lantas siapa sih ketum PSSI-nya FA? Mengapa namanya jarang muncul ke media?
PSSI-nya Inggris atau FA saat ini dipimpin oleh seorang perempuan bernama Debbie Hewitt.
Debbie menjabat presiden FA sejak Januari 2022. Ia menjadi wanita pertama dalam sejarah yang menduduki posisi ini.
Deborah Hewitt, yang lahir pada 31 Agustus 1963 di Nottinghamshire, memiliki latar belakang panjang sebagai pebisnis ulung.
Berita Terkait
-
Harapan Pupus, Erick Thohir Tetap Apresiasi Timnas Putri Meski Kalah dari Chinese Taipei
-
Mochizuki Gagal Bawa Timnas Putri ke Piala Asia, Nasibnya di Ujung Tanduk?
-
Resmi Latih Timnas Indonesia U-20, Frank van Kempen Beberkan Rencananya untuk Pemain Muda
-
Catatan Golnya Mentereng, Mauro Zijlstra Langsung Dipanggil Timnas Indonesia Senior?
-
Dicap Tak Nyambung, Kenapa Azizah Salsa Bisa Nongol di Akun Piala Presiden dan PSSI?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan