Suara.com - Kerusuhan berdarah kembali menampar wajah sepak bola Indonesia.
Kali ini kerusuhan pecah dalam sebuah turnamen antarkampung (Tarkam) yang disebut berlangsung di Banjarnegara.
Dilansir dari akun Instagram @wasitmafia, Senin (5/7/2025), memperlihatkan situasi chaos yang terjadi usai pertandingan.
Video singkat yang direkam salah satu warga, adu pukul hingga terlihat suporter maupun polisi terluka dan berdarah.
"Dari Tragedi Kanjuruhan, Sepakbola Banjarnegara nggak pernah belajar," tulis unggahan akun tersebut.
Dalam video, juga terlihat sejumlah orang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui kronologi awal dan pemicu terjadinya kerusuhan tersebut.
Meski demikian, banyak yang menyebut jika salah satu suporter tak terima timnya kalah.
"Efek tarkam pada taruhan wasit kurang fair kesalahan kecil jadi besar," tulis @achmad***.
Baca Juga: Tok! Erick Thohir Belum Mau Gelar Liga Putri
"Intinya kalah taruhan," tambah @wahyud***.
Tragedi Kanjuruhan
Tiga tahun lalu, sepak bola Indonesia dihantam kejadian kelam bernama Tragedi Kanjuruhan.
Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 silam, ketika pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, berakhir dengan kerusuhan yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia.
Komnas HAM sempat menyebut tragedi Kanjuruhan sebagai pelanggaran HAM karena tidak ada standar keselamatan dan keamanan yang dipenuhi.
Meski begitu, mereka belum menetapkan sebagai kasus pelanggaran HAM berat yang bisa dibawa ke Pengadilan HAM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung