Itu belum termasuk hadirnya Dean James yang bisa memberikan ancaman bagi mereka untuk bersaing mendapatkan kesempatan bermain.
Itulah tiga pemain Timnas Indonesia yang tersisih dari skuad Garuda setelah berkarier di Liga Thailand.
Fenomena ini menunjukkan bahwa bermain di luar negeri tak selalu menjamin tempat di tim nasional, terlebih jika kompetisi yang diikuti dianggap tidak terlalu kompetitif atau performa pemain tidak memenuhi ekspektasi pelatih.
Melihat tren ini, Shayne Pattynama perlu berhati-hati dan terus menjaga performanya jika ingin tetap menjadi bagian dari skuad Garuda.
Persaingan di lini belakang, khususnya bek kiri, saat ini sangat ketat dengan kehadiran pemain-pemain naturalisasi seperti Calvin Verdonk dan Dean James yang secara kualitas dinilai lebih unggul dan tampil konsisten di klub-klub Eropa.
Bermain di Buriram United tentu memberikan keuntungan dari segi fasilitas dan profesionalisme klub, tetapi jika performanya tidak menonjol atau gagal mendapat menit bermain reguler, bukan tidak mungkin nasibnya akan serupa dengan Asnawi dan Arhan, tersingkir secara perlahan dari skuad Timnas Indonesia.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Kevin Diks 'Jual' Suporter Timnas Indonesia ke Borussia Monchengladbach: Nanti Juga Merasakan...
-
Tersisa 4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Masih Belum Punya Klub
-
Ikat Kontrak dengan Persija, Jordi Amat Bersiap Akhiri Karier Profesional di Negara Leluhur?
-
Jay Idzes Sulit Direkrut, Udinese Beralih ke Calon Rekan Kevin Diks
-
Jordi Amat Ambil Tantangan Berat dengan Gabung Persija, Bisa Adaptasi?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih