Suara.com - Jordi Amat merasa memiliki tujuan yang sama dengan Persija Jakarta sehingga memutuskan untuk merumput di Indonesia.
Seperti diketahui, Jordi Amat, pemain keturunan berlabel Timnas Indonesia dikontrak Persija untuk mengarungi Liga 1 yang akan berubah menjadi Super League 2025/2026.
Banyak yang bertanya-tanya mengapa pemain sekelas Jordi Amat memilih melanjutkan karier di Indonesia, meski secara kualitas masih mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Tim terakhir yang diperkuat Jordi Amat adalah Johor Darul Ta'zim (JDT), raksasa asal Malaysia. Sebelum itu, pemain yang berposisi sebagai bek itu malang melintang di Eropa.
Jordi buka-bukaan mengaku memiliki tujuan yang sama dengan Persija sehingga memutuskan bergabung dengan tim kesayangan Jakmania itu.
"Pertama-tama, alasannya adalah proyek tim ini. Saya sejalan dengan ide mereka dan kami sama-sama ingin menang," kata Jordi Amat kepada awak media di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Selasa (8/7/2025).
"Itu adalah pemikiran utama kami," sambung pemain naturalisasi berdarah Spanyol itu.
Lebih lanjut, tidak sulit bagi Jordi Amat memutuskan menerima pinangan Persija. Ini karena manajemen Macan Kemayoran percaya penuh kepada dirinya.
"Jadi, kesepakatan ini cukup mudah dicapai. Lalu yang kedua adalah soal kepercayaan. Mereka memberi saya banyak kepercayaan diri," ucapnya.
"Jadi saya sangat senang bisa berada di sini. Minggu ini adalah latihan pertama saya, jadi saya sangat bahagia," lanjut pemain yang sempat merumput bersama Swansea City itu.
Baca Juga: Bobol Gawang Tim Ole Romeny, Eks Pelatih MU Puji Bomber Anyar Persija
Jordi mengaku tidak menemui hambatan beradaptasi di Persija Jakarta karena sudah mengenal beberapa pemain yang memperkuat Timnas Indonesia.
Beberapa pemain Persija yang pernah bermain bersamanya di Timnas Indonesia di antaranya adalah Rizky Ridho dan Witan Sulaeman.
"Untuk saat ini berjalan sangat baik, hari ini adalah latihan pertama saya di luar karena beberapa hari terakhir memang hujan terus di sini. Tapi adaptasinya sangat baik," kata Jordi Amat.
"Saya juga sudah kenal beberapa rekan dari Timnas. Ini adalah skuad muda. Saya rasa masih akan ada pemain lain yang datang. Jadi saya senang berada di sini," tutupnya.
Target Persija di Liga 1 2025/2026
Untuk mewujudkan target ambisius juara Liga 1, manajemen Persija Jakarta terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap skuad.
Evaluasi telah dilakukan sejak akhir musim lalu, dengan fokus pada penguatan lini-lini krusial melalui rekrutan pemain baru yang dianggap sesuai dengan kebutuhan tim.
Baik pemain lokal maupun asing menjadi bagian dari rencana strategis yang disusun oleh pelatih Mauricio Souza dan tim pelatih.
Mauricio Souza diketahui memiliki peran signifikan dalam menyusun komposisi tim.
Ia memberikan rekomendasi nama-nama pemain yang dinilai mampu menjalankan filosofi bermain yang ia terapkan.
Pelatih asal Brasil itu disebut menginginkan pemain yang tidak hanya berkualitas secara teknik, tetapi juga memiliki fleksibilitas posisi, etos kerja tinggi, dan kemampuan beradaptasi cepat dengan sistem permainan.
Di sisi lain, manajemen klub tetap mempertimbangkan keseimbangan antara kualitas pemain dan aspek finansial.
Persija tidak ingin gegabah dalam mendatangkan nama besar jika tidak sesuai dengan kebutuhan tim secara keseluruhan.
Pendekatan yang digunakan adalah selektif dan realistis, dengan mengutamakan efektivitas dan efisiensi dalam proses perekrutan.
Selain fokus pada pemain asing dan naturalisasi, Persija juga mulai melirik potensi pemain muda Indonesia yang sempat merumput di luar negeri.
Beberapa nama yang pernah berkarier di Eropa masuk dalam radar pencarian pemain untuk memperkuat kedalaman skuad musim depan.
Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang klub untuk membangun tim yang kuat namun tetap berkelanjutan.
Persiapan jelang Liga 1 2025/2026 dirancang matang, termasuk agenda latihan pramusim yang akan dimulai pada akhir Juni di Jakarta.
Setelah itu, tim direncanakan menjalani pemusatan latihan di luar negeri sebagai bagian dari pemantapan strategi dan chemistry antar pemain.
Turnamen pramusim pun tengah dipertimbangkan untuk memberikan gambaran awal performa tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dengan pendekatan menyeluruh tersebut, Persija Jakarta berharap dapat kembali ke jalur persaingan gelar juara, sekaligus membayar kepercayaan dan dukungan penuh dari Jakmania.
Berita Terkait
-
Bobol Gawang Tim Ole Romeny, Eks Pelatih MU Puji Bomber Anyar Persija
-
Duet Jordi Amat dan Rizky Ridho di Lini Belakang Persija? Mauricio Souza Buka Suara
-
Tersisa 4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Masih Belum Punya Klub
-
Ikat Kontrak dengan Persija, Jordi Amat Bersiap Akhiri Karier Profesional di Negara Leluhur?
-
Jordi Amat Ambil Tantangan Berat dengan Gabung Persija, Bisa Adaptasi?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Alasan Pelatih Keturunan Indonesia Cabut dari Tottenham Usai Kedatangan Igor Tudor
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Belanda
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Everton Ditekuk Manchester United, David Moyes Puji Setinggi Langit Senne Lammens
-
Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul
-
Lima Laga Tak Kebobolan, Ini Cara Joice Sorongan Ubah Mindset Kiper Kendal Tornado FC
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United