Suara.com - Saga transfer Jay Idzes kembali bergulir usai kapten Timnas Indonesia itu dikabarkan jadi target buruan klub Liga Prancis, LOSC LIlle.
Kabar soal rumor ketertarikan Lille kepada Idzes ini disiarkan oleh media Prancis, Dougues Flamands.
Dikabarkan jika bek berusia 25 tahun tersebut menjadi buruan teratas karena Lille sedang mencari bek tengah untuk musim depan.
“Eksklusif! Dalam pencarian pemain bertahan, Lille telah menargetkan Martim Marques untuk pos bek kiri dan Jay Idzes untuk bek tengah. Sebuah penawaran dilaporkan sudah disiapkan untuk pemain muda Portugal yang bermain di Swiss,” cuit @DoguesFlamands.
Meski belum diketahui kepastian soal rumor ini, peluang bergabung ke mantan klub Eden Hazard tentu jadi kesempatan besar buat Idzes.
Musim lalu, Lille mampu finis di peringkat kelima Liga Prancis dan berhak mentas di Liga Europa musim 2025/26.
Kendati diminati, tentu akan sulit persaingan yang dihadapi Jay Idzes di lini belakang Lille.
Musim depan, mereka besar kemungkinan masih akan mengandalkan duet bek Bafode Diakite dan Alexandro yang nilai pasarnya jauh di atas Idzes.
Dengan kemungkinan hanya akan menjadi pelapis, pindah ke Lille tentu bukan jadi pilihan yang bijak buat Jay Idzes.
Baca Juga: Selamat Tinggal, Dean James Bagikan Kabar Tak Mengenakan Soal Nasibnya
Kondisi ini sama seperti rumor soal transfernya ke Aston Villa. Klub Liga Inggris itu punya stok bek tengah mentereng dan akan sulit ditembus Jay Idzes, selain dari bangku cadangan.
Di tengah berbagai rumor soal masa depannya, Udinese menjadi klub yang paling terdepan mendapatkan tanda tangan eks bek Go Ahead Eagles tersebut.
Bahkan klub berjuluk Zebrette itu berusaha untuk menutup kesepakatan dengan Venezia untuk mendapatkan jasa Jay Idzes.
"Udinese sedang berusaha untuk menutup kesepakatan dengan pemain internasional Indonesia dan Venezia (Jay Idzes), setelah menjalin kontrak dengan pemain serta klub," tulis laporan Tutto Udinese.
Jika semua proses transfer rampung, bukan tidak mungkin Jay Idzes akan resmi bergabung ke Udinese pekan ini.
Lebih lanjut, dilaporkan memang ada masalah harga transfer dan gaji. Akan tetapi, Udinese akan melakukan negosiasi untuk mendekati harga yang diminta.
"Ada kesenjangan dalam hal harga dan gaji bek, tapi dalam kedua kasus, perbedaan tersebut dapat dipersempit dalam beberapa hari mendatang."
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert