Suara.com - Bergabung ke klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach jadi capaian tersendiri di karier pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Namun di satu sisi, Kevin Diks mendapatkan tekanan berat bergabung di Gladbach pada musim ini.
Pasalnya, Borussia Monchengladbach saat ini dihadapkan pada tekanan suporter terkait prestasi dan rencana jangka panjang klub.
Dilansir dari laporan BMG News, Sabtu (12/7), Gladbach dalam lima musim terakhir gagal meraih target yang dicanangkan oleh dewan direksi.
CEO Gladbach Stefan Stegemann untuk menjawab tuntutan suporter, secara resmi mengumumkan perubahan besar dalam arah kebijakan klub.
Stegemann menurut laporan media Jerman itu akan kembali menerapkan kebijakan, 'kembali ke Fohlenfußball' yakni pengembangan pemain muda berbakat.
"Selama lima musim terakhir, Gladbach seperti kehilangan arah," ulas media Jerman tersebut.
Faktanya, sejak kepergian Marco Rose dan kegagalan menembus kompetisi Eropa, klub hanya mampu finish di peringkat 8, 10, dan bahkan sempat terjerumus ke posisi 14 di bawah pelatih Gerardo Seoane.
"Ditambah lagi, suasana di sekitar Borussia-Park semakin tak kondusif. Mulai dari konflik internal pemain, kritik terbuka, hingga skandal di luar lapangan seperti "insiden Mallorca", membuat kepercayaan publik terhadap klub terus merosot," tulis media Jerman.
Baca Juga: Breaking News! Kevin Diks Menghilang dari Sesi Latihan Gladbach, Ada Apa?
Nah, di tengah situasi yang tak mengenakkan tersebut, akademi Gladbach, Fohlenstall tunjukkan capaian tersendiri.
Tim U-17 berhasil menjuarai Liga Jerman di bawah asuhan Michael Enache, menunjukkan bahwa masa depan bisa dibangun dari bawah.
Sosok Mirko Sandmoller pun mendapat pujian sebagai manajer muda potensial yang sukses mendatangkan talenta muda seperti Wael Mohya dan terbaru, pemain timnas Rumania U-16, Rares Silitra, dari Hoffenheim.
Kini, dengan suara tegas, CEO Stegemann menyerukan kembalinya "jalan Borussia" yakni fokus pada pemain muda, membentuk mereka menjadi bintang masa depan, dan mengintegrasikan mereka ke tim utama dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Menurut laporan media Jerman tersebut, Direktur Olahraga Roland Virkus dan pelatih kepala Gerardo Seoane diminta untuk segera menampilkan hasil dan lebih banyak memberi kesempatan kepada pemain muda seperti Winsley Boteli, Sauck, Swider, Charles Herrmann, hingga Noah Pesch.
Kondisi ini tentu jadi ancaman tersendiri bagi pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Jika ia tak bisa tunjukkan penampilan terbaik di sesi latihan pramusim ini bukan tidak mungkin ia akan dipinggirkan oleh pelatih Seoane.
Kevin Diks Dikabarkan Menghilang
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks yang baru direkrut oleh Gladbach dikabarkan menghilang.
Dikutip Suara.com dari Rheinische Post, pada Jumat (11/7) waktu setempat, skuad asuhan pelatih Gerardo Seoane menjalani sesi latihan penting berupa pertandingan internal 11 lawan 11.
Latihan ini tidak hanya digunakan untuk mengasah kebugaran pemain, tetapi juga menjadi ajang eksperimen formasi dan posisi.
Menurut laporan media Jerman itu, tidak semua pemain ditempatkan di posisi favorit mereka.
Keputusan ini diyakini sebagai bagian dari strategi Seoane untuk mengevaluasi fleksibilitas dan kemampuan adaptasi pemain dalam berbagai skenario pertandingan.
"Namun, ada juga tanda tanya besar yang muncul. Kevin Diks, yang sebelumnya tampil dalam sesi latihan, tiba-tiba absen dalam pertandingan internal ini,"
"Belum ada konfirmasi resmi dari klub mengenai alasan ketidakhadirannya, apakah terkait kondisi fisik, cedera ringan, atau sekadar bagian dari rotasi latihan," sambung laporan media Jerman tersebut.
Berita Terkait
-
Breaking News! Kevin Diks Menghilang dari Sesi Latihan Gladbach, Ada Apa?
-
Sikap Profesional di Balik Cedera Ole Romeny di Piala Presiden 2025
-
Jens Raven Dirumorkan Gabung Bali United, Demi Penuhi Regulasi Super League?
-
Perbandingan Harga Pasar Thom Haye Vs Nacho Mendez, Gelandang Baru Timnas Malaysia
-
3 Pemain yang Bisa Gantikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Cedera usai Ditekel Pemain Arema FC
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions