Suara.com - Partisipasi Oxford United dalam ajang Piala Presiden 2025 menjadi pengalaman tak terlupakan, khususnya bagi striker mereka, Ole Romeny. Dalam setiap pertandingan, suporter Timnas Indonesia menunjukkan dukungan luar biasa yang meninggalkan kesan mendalam bagi sang pemain. Suasana hangat yang diberikan membuat Oxford United merasa sangat dihargai sejak pertama kali mendarat di Tanah Air.
Suporter memberikan euforia yang tak terduga, terutama saat Oxford bermain di Stadion Gelora Bung Karno.
Sekitar 40 ribu penonton memenuhi tribun dan menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah. Ole Romeny menyebut momen tersebut sebagai pengalaman langka dalam kariernya.
Piala Presiden 2025, yang menjadi turnamen pramusim bergengsi, benar-benar membuka mata para pemain asing terhadap kecintaan publik Indonesia pada sepak bola.
Momen Spesial Oxford United Selama di Bandung
Selain pertandingan seru, Oxford United sempat menjalani sesi latihan bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) di Bandung. Bagi Romeny, ini adalah bagian paling menyentuh dari perjalanan timnya.
Ia dengan antusias terlibat langsung dalam kegiatan tersebut dan merasa terinspirasi melihat semangat anak-anak Indonesia terhadap olahraga. Ole Romeny, yang dikenal dengan sikap ramahnya, tak segan berbagi pengalaman dan semangat kepada para pemain muda.
Pelatihan bersama tersebut menjadi wujud nyata dari nilai solidaritas dan pertukaran budaya dalam ajang Piala Presiden 2025. Interaksi seperti ini memperkuat ikatan antara klub luar negeri dengan komunitas lokal, serta memperlihatkan sisi humanis dari kompetisi. Suporter Timnas Indonesia juga mengapresiasi aksi positif tersebut dan memberi dukungan melalui media sosial.
Cedera Serius, Romeny Dipastikan Absen di Final
Meski membawa timnya melaju ke final, Ole Romeny justru harus menepi akibat cedera serius di pergelangan kaki.
Cedera itu terjadi saat Oxford United membungkam Arema FC 4-0 di semifinal yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat. Dalam laga tersebut, Romeny mengalami tekel keras dari pemain lawan, Paulinho, yang langsung memicu kemarahan netizen Indonesia.
Baca Juga: Jelang Final Piala Presiden 2025: Pelatih Oxford United dan Port FC Naik Sisingaan
"Sayangnya, saya harus mengundurkan diri karena cedera yang tampaknya serius. Saya akan melakukan apa pun untuk kembali secepat mungkin," ujar Romeny.
Ketidakhadiran Ole Romeny dalam laga final menghadapi Port FC tentu menjadi kehilangan besar bagi Oxford United. Apalagi, striker berusia 25 tahun ini merupakan kunci utama dalam serangan tim.
Cedera ini memaksa pelatih Oxford untuk merombak strategi menjelang laga puncak Piala Presiden 2025 yang dinanti.
Teguran Netizen ke Paulinho Usai Tekel Brutal
Insiden tekel terhadap Ole Romeny langsung viral di media sosial.
Banyak suporter Timnas Indonesia menyayangkan tindakan Paulinho yang dianggap terlalu agresif. Beberapa di antaranya melontarkan kritik tajam melalui kolom komentar di akun resmi pemain Arema FC tersebut.
Piala Presiden 2025 seharusnya menjadi ajang pemanasan yang ramah dan bersahabat, bukan menimbulkan cedera serius.
Ucapan Terima Kasih dari Romeny untuk Indonesia
Terlepas dari insiden cedera, Ole Romeny tetap memberikan apresiasi tulus untuk Indonesia.
Dalam unggahan di akun media sosialnya, ia menulis, "Terima kasih Indonesia!! Sambutan yang kami terima luar biasa, sangat berarti," sambil menyertakan emoji hati. Ucapan tersebut langsung disambut komentar positif dari ribuan penggemar sepak bola Tanah Air.
Semangat dan sikap positif Romeny menuai pujian luas. Ia dianggap sebagai figur yang membawa dampak positif dalam gelaran Piala Presiden 2025.
Bahkan, beberapa fans menyatakan harapan agar Oxford United kembali ikut serta tahun depan. Suporter Timnas Indonesia pun merasa bangga bisa meninggalkan kesan baik bagi tim tamu seperti Oxford.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin
-
Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi
-
Dari Beragam Budaya hingga Satu Meja, Ketika Anak Muda Berani Cari Jalan Keluar untuk Isu Dunia