Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi sorotan setelah kembali ke Italia usai menghabiskan masa liburan selama sebulan di Lombok, tanah kelahiran ayahnya, usai membela Garuda dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni lalu.
Kepulangan Emil diiringi rumor panas bursa transfer, dengan kabar bahwa klub raksasa Serie A, Juventus, tengah mempertimbangkan namanya sebagai calon pengganti Mattia Perin jika sang kiper hengkang.
Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis kenamaan Italia, Nicolo Schira, yang menyebut bahwa nama Emil masuk dalam radar Bianconeri bersama Lorenzo Montipo dari Verona.
Menurut Schira, Juventus, yang pernah diperkuat Emil dalam rentang 2008-2019, tengah menimbang sejumlah opsi untuk memperkuat lini penjaga gawang menjelang musim 2025/2026.
Dalam laporannya, Schira menulis bahwa baik Montipo maupun Emil dinilai cocok menjadi pelapis Wojciech Szczesny di Turin musim depan.
Schira mengabarkan ketertarikan Juventus lewat akun X miliknya, menyatakan bahwa mereka bergerak aktif jika Perin benar-benar pergi.
Performa Emil saat membela Palermo secara pinjaman musim lalu menjadi salah satu alasan namanya dilirik kembali oleh klub-klub besar.
Bersama Palermo di Serie B, Emil tampil 14 kali sebagai starter, mencatatkan tiga clean sheet dan kebobolan sebanyak 20 gol.
Sebelumnya, Emil bergabung dengan Como 1907 usai hengkang dari Sampdoria, namun kesulitan mendapat menit bermain di klub barunya itu.
Baca Juga: Rekor! 17 Klub Incar Jay Idzes
Kondisi tersebut membuat Emil sempat mencari jam terbang lebih banyak lewat masa peminjaman ke Palermo hingga akhir musim.
Kini, Emil dijadwalkan kembali ke Como untuk mengikuti pramusim, namun masa depannya masih menjadi tanda tanya.
Jika Juventus benar-benar bergerak, kepindahan ke Turin bisa menjadi titik balik karier Emil yang selama ini kurang stabil di level klub.
Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor ini menjadi bukti bahwa kualitas Emil sebagai kiper kelas atas masih diakui di Italia.
Minimnya kesempatan bermain di Como tak lantas menghapus rekam jejak dan potensi besar yang dimilikinya.
Di sisi lain, kepindahan ke klub sebesar Juventus bisa memperkuat posisi Emil sebagai kiper utama Timnas Indonesia.
Peluang tersebut tentu menjadi motivasi besar bagi Emil untuk terus berkembang di tengah ketatnya persaingan Serie A.
Kini publik Indonesia dan fans Juventus tinggal menunggu kelanjutan kisah transfer ini, yang bisa saja terwujud dalam waktu dekat.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?