Suara.com - Persib Bandung secara resmi mengumumkan rekrutan anyar Frans Putros untuk mengarungi Super League 2025/2026.
Bek tengah tangguh berpaspor Irak ini didatangkan untuk mengisi slot pemain Asia, sebuah langkah strategis dari pelatih Bojan Hodak untuk memperkokoh salah satu lini pertahanan terbaik di liga.
Nama Putros mungkin masih terdengar asing. Namun, rekam jejaknya berbicara jelas.
Frans Putros adalah seorang bek berpengalaman yang ditempa di salah satu liga paling kompetitif di Skandinavia dan merupakan pilar di tim nasionalnya.
Siapakah Frans Putros? Didikan Denmark, Berjiwa Irak
Lahir dan besar di Aarhus, Denmark, Frans Putros adalah produk murni dari sistem pembinaan sepak bola Skandinavia yang terkenal dengan disiplin taktis dan kekuatan fisik.
Ia menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Denmark, mencapai puncaknya bersama Viborg FF.
Menurut laporan Tipsbladet, Putros adalah salah satu figur kunci yang berhasil membawa Viborg promosi ke kasta tertinggi, Danish Superliga, pada tahun 2021.
Ia dikenal sebagai bek yang tanpa kompromi, kuat dalam duel satu lawan satu, dan memiliki kemampuan membaca permainan yang sangat baik.
Baca Juga: Bojan Hodak Tegaskan Pentingnya Pemusatan Latihan di Thailand untuk Persib Bandung
Fleksibilitasnya juga menjadi nilai plus, karena ia mampu bermain sama baiknya sebagai bek tengah maupun bek kanan.
Meskipun lahir dan menimba ilmu sepak bola di Denmark, hati dan jiwa Frans Putros terpaut pada tanah leluhurnya, Irak.
Latar belakang keluarganya sangat menarik, ia berasal dari keluarga Kristen Asiria yang beremigrasi dari Irak ke Denmark.
Keputusannya untuk membela tim nasional Irak adalah sebuah panggilan hati untuk menghormati warisan keluarganya.
Media-media olahraga di Irak, seperti Kooora, sering menyoroti Putros sebagai contoh diaspora yang sukses dan memiliki komitmen tinggi terhadap Singa Mesopotamia--julukan timnas Irak.
Putros telah menjadi bagian reguler dari skuad Irak dalam beberapa tahun terakhir, bersaing di panggung Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Tegaskan Pentingnya Pemusatan Latihan di Thailand untuk Persib Bandung
-
Unik! Persib Umumkan Rekrut Frans Putros: Mirip-mirip Cara Andre Taulany
-
Heboh Logo Super League Mirip Gocekan Jokowi Main Bola, Gak Percaya? Coba Lihat Ini
-
Tim Receveur Pilih Bali United untuk Coba Tantangan Baru di Liga Indonesia
-
Persib Bandung akan Umumkan Pemain Anyar Lewat Karangan Bunga di Jantung Kota
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun