Suara.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menanggapi isu panas soal dugaan manipulasi naturalisasi pemain yang dilakukan oleh Malaysia.
AFC menegaskan bahwa urusan pemain naturalisasi merupakan kewenangan penuh FIFA, bukan AFC, sehingga pihaknya tidak memiliki otoritas untuk menjatuhkan sanksi apapun.
Menurut laporan media Malaysia, Harian Metro, isu ini pertama kali mencuat dari pengamat sepak bola asal Indonesia, Justinus Lhaksana alias Coach Justin, dalam podcast-nya berjudul Bukan Bincang Sepak Bola Biasa.
Dalam pernyataannya, ia menuding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menurunkan beberapa pemain asal Amerika Selatan yang diduga menggunakan data keturunan palsu.
Justin bahkan menyebut bahwa FIFA mungkin akan memberikan sanksi tegas kepada Malaysia, termasuk kemungkinan diskors hingga tahun 2027.
Namun hingga kini, baik FIFA maupun AFC belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul, langsung memberikan klarifikasi bahwa AFC tidak menerima informasi apapun terkait ancaman sanksi FIFA terhadap Malaysia.
“Kami tidak menerima pemberitahuan apa pun mengenai penggantungan. Dan jika benar ada sanksi, FAM akan menjadi pihak pertama yang diberi tahu, bukan yang lain,” kata Windsor.
“AFC tidak memiliki informasi karena hal seperti ini berada dalam yurisdiksi FIFA,” tegasnya.
Baca Juga: Banyak Catatan! Ini Statistik Pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia
Tuduhan ini muncul setelah Malaysia menurunkan lima pemain kelahiran Amerika Selatan dalam laga kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam pada 10 Juni lalu. Mereka adalah:
- Rodrigo Holgado
- Imanol Machuca
- Jon Irazabal
- Joao Figueiredo
- Facundo Garces
Dalam laga tersebut, Malaysia menang telak 4-0 atas Vietnam.
Namun kemenangan itu kini diselimuti sorotan akibat status kewarganegaraan para pemain tersebut.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 memastikan satu tempat di babak semifinal Piala AFF U-23 2025.
Kepastian itu didapatkan setelah skuad asuhan Gerald Vanenburg bermain imbang 0-0 kontra Malaysia dalam laga pamungkas Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (21/7/2025) malam.
Dengan hasil itu, tim Garuda Muda kokoh di puncak klasemen dengan raihan tujuh poin, hasil dua kemenangan dan sekali seri.
Nasib berbeda justru didapatkan Malaysia yang dipastikan tersingkir dari turnamen kali ini.
Adalah kemenangan Filipina atas Brunei Darussalam di waktu yang sama membuat Harimau Malaya angkat koper.
Malaysia hanya meraih empat poin, sedangkan Filipina mendapatkan enam poin yang menyusul Indonesia ke babak semifinal Piala AFF U-23 2025.
Tag
Berita Terkait
-
Banyak Catatan! Ini Statistik Pertandingan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia
-
Gulung Brunei di Bekasi, Filipina Temani King Indo ke Semifinal Piala AFF U-23
-
FULL TIME! Timnas Indonesia U-23 ke Semifinal, Malaysia Tersingkir
-
Spanduk-spanduk Dukungan Suporter Timnas U-23: Lari Ipin Lari Ada King Indo
-
Timnas Indonesia U-23 Tanpa Gol, Filipina Sikat Brunei di Babak Pertama
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan