Suara.com - Drama transfer Viktor Gyokeres ke Arsenal makin memanas.
Arsenal nyaris menyelesaikan kesepakatan untuk mendatangkan bomber andalan Sporting CP itu.
Namun klub Portugal tersebut justru membuka peluang—kepada rival Arseanal di Premier League, Manchester United untuk rekrut Viktor Gyokeres.
Dikutip dari BeinSports, Sporting mulai frustrasi dengan lambatnya progres negosiasi bersama Arsenal.
Masalah terbesar ialah soal bonus performa yang dianggap terlalu bersyarat dan tidak menjamin nilai maksimal transfer.
Arsenal sendiri telah menyetujui biaya awal sebesar €63,5 juta, namun perdebatan soal bonus senilai €10 juta atau setara Rp170 miliar membuat proses mandek.
Di tengah kebuntuan tersebut, Sporting dikabarkan kembali menghubungi Manchester United untuk menawarkan peluang membajak transfer sang striker.
Situasi ini terjadi dua pekan setelah Setan Merah sempat dikaitkan dengan pemain asal Swedia itu.
Yang membuat peluang United makin realistis adalah keberadaan Ruben Amorim sebagai pelatih baru mereka.
Baca Juga: Rekrut Bryan Mbeumo, Jadi Akhir Masa Kelam Manchester United?
Amorim merupakan sosok yang mengorbitkan Gyökeres musim lalu di Sporting, di mana sang striker mencetak 43 gol di semua kompetisi dan menjelma sebagai salah satu penyerang terbaik Eropa.
Relasi dekat keduanya disebut menjadi senjata rahasia United dalam upaya membujuk sang pemain kembali bekerja sama di Old Trafford.
Meski hingga kini belum ada tawaran resmi dari Manchester United, sejumlah sumber menyebutkan bahwa pembicaraan di balik layar terus berlangsung.
Di sisi lain, Viktor Gyokeres dikabarkan tetap memprioritaskan Arsenal sebagai destinasi utama.
Ia ingin bermain di bawah asuhan Mikel Arteta dan percaya proyek The Gunners cocok dengan visinya.
Namun, kesabaran pemain berusia 25 tahun itu mulai menipis akibat lambannya progres negosiasi.
Sumber yang dekat dengan proses transfer menyebut Gyokeres mulai khawatir bahwa ketidaksepakatan soal bonus bisa menggagalkan kepindahan yang sebenarnya sudah hampir selesai secara prinsip.
Bagi United, Gyokeres adalah opsi ideal untuk menambah kedalaman dan kualitas di lini depan, meski klub ini baru datangkan Bryan Mbeumo.
Berita Terkait
-
Rekrut Bryan Mbeumo, Jadi Akhir Masa Kelam Manchester United?
-
Kesempatan Terakhir Elkan Baggott, Dipercaya Eks Asisten Manchester United
-
Selamat Tinggal Andre Onana, Manchester United Incar Emiliano Martinez
-
Pemain Keturunan Indonesia, Pascal Struijk: Yok Gas Yok!
-
Manchester United Gaet Bryan Mbeumo dari Brentford, Transfer Mahal Demi Revolusi Ruben Amorim
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi