Suara.com - Kevin Diks kembali mencuri perhatian di Borussia Monchengladbach, kali ini bukan karena cederanya, tapi karena kemampuannya yang luar biasa fleksibel di lini belakang.
Di laga uji coba pramusim melawan klub Ukraina, FK Metalist 1925 Kharkiv, pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini langsung unjuk gigi sebagai bek serbabisa—peran yang makin langka di sepak bola modern.
Awalnya pemain Timnas Indonesia itu diturunkan sebagai bek kanan, Diks kemudian bergeser ke bek kiri setelah pelatih Gerardo Seoane memasukkan Niklas Swider di babak kedua.
"Pergeseran itu bukan karena darurat, tapi justru untuk memanfaatkan kemampuan variatif Diks dalam membaca permainan dan membangun serangan dari berbagai sisi," tulis ulasan media Jerman, HNA.
Borussia Monchengladbach tampaknya menghadapi "dilema menyenangkan".
Diks mampu bermain di seluruh posisi empat bek: kanan, kiri, bahkan sebagai bek tengah—meski untuk saat ini, ia masih harus menunggu kesempatan di posisi favoritnya itu, karena Ko Itakura masih menjadi andalan di jantung pertahanan.
Sementara itu, pelatih Gladbach Gerardo Seoane bahkan menyebut bahwa Kevin Diks memiliki gaya main cukup berbeda dengan bek AS berbandrol Rp208 M, Joe Scally.
"Gaya bermainnya sangat berbeda dengan Joe Scally. Dia (Kevin Diks) memiliki lebih banyak variasi dalam membantu serangan," ucap Seoane.
"Dia tenang saat menguasai bola, punya kecerdasan membaca situasi, dan kematangan permainan,"
Baca Juga: AFF Cup U-23: Jumpa Thailand di Semifinal, Rekor Baik Berpihak ke Indonesia
Sebelum melakoni debut tak resmi di laga uji coba Gladbach, Kevin Diks sempat mengalami cedera ringan.
Pada hari pertama pemusatan latihan Gladbach di Rottach-Eggern, Sabtu 19 Juli 2025, Diks mengalami benturan keras dengan rekan setimnya, Shio Fukuda (21).
Keesokan harinya, Minggu 20 Juli, Diks absen dari sesi latihan, memicu kekhawatiran di kalangan penggemar.
Hasil pemeriksaan MRI mengonfirmasi bahwa pemain kelahiran Apeldoorn, Belanda, ini mengalami memar di kaki.
Kabar baiknya, pihak klub menyatakan bahwa Diks bisa kembali berlatih begitu memar tersebut mereda.
Tak disangka, pemulihan Diks berlangsung lebih cepat dari perkiraan.
Berita Terkait
-
AFF Cup U-23: Jumpa Thailand di Semifinal, Rekor Baik Berpihak ke Indonesia
-
Tanpa Arkhan Fikri, Lini Tengah Timnas Indonesia U-23 Bakal Sulit Bersaing?
-
Gerald Vanenburg Pusing, Siapa Gantikan Arkhan Fikri Saat Melawan Thailand?
-
Semifinal Piala AFF U-23: The Young Azkals dalam Kepungan para Raja Asia Tenggara!
-
Beckham Putra soal Timnas Indonesia vs Arab Saudi dan Irak: Berat dan Sulit, Tapi...
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri