Suara.com - Kabar baik datang jelang ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena Timnas Indonesia dilaporkan tidak akan dipimpin oleh wasit Arab.
Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC dilaporkan tidak akan menugaskan wasit dari kawasan Timur Tengah untuk memimpin pertandingan yang melibatkan Timnas Indonesia.
Informasi ini pertama kali dihembuskan oleh media asal Vietnam bernama Soha yang menyebut bahwa keputusan ini merupakan salah satu respons AFC terhadap isu yang diangkat oleh PSSI.
Sebelumnya, AFC telah mengabulkan satu permintaan PSSI terkait perubahan jadwal pertandingan melawan Irak.
Akar permasalahan mengenai wasit ini ditengarai berasal dari laga kontroversial saat Timnas Indonesia bertandang ke markas Bahrain pada 10 Oktober 2024 lalu.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit asal Oman, Ahmed Al-Kaf, itu meninggalkan catatan buruk karena kepemimpinannya dinilai berat sebelah.
Puncaknya adalah saat kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna akibat gol balasan tuan rumah pada menit ke-90+9, atau tiga menit melewati batas tambahan waktu yang ditetapkan.
Insiden tersebut memicu protes keras dari PSSI kepada AFC.
Menariknya, setelah protes tersebut, dua laga krusial Timnas Indonesia berikutnya melawan tim Timur Tengah (Arab Saudi dan Bahrain) dipimpin oleh wasit dari luar kawasan tersebut, yakni Rustam Lutfullin (Uzbekistan) dan Gulmurodi Sadullo (Tajikistan).
Baca Juga: Dirumorkan Main untuk Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp15 Miliar: Bisa Jadi Positif
Kini, Soha melaporkan bahwa kebijakan tersebut akan berlanjut di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"AFC telah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Indonesia atas keputusannya untuk mengubah susunan wasit pada babak kualifikasi terakhir Piala Dunia 2026," tulis Soha.
"Oleh karena itu, mereka menyetujui usulan untuk tidak menempatkan wasit Arab dalam pertandingan tim nasional Indonesia," lanjutnya.
Sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara yang tersisa, laga Timnas Indonesia dipastikan akan menjadi sorotan.
Untuk menghindari kontroversi lebih lanjut, AFC berpeluang besar akan menugaskan wasit dari sub-konfederasi yang netral, di luar Timur Tengah dan ASEAN, untuk memimpin laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak di King Abdullah Sports City, Jeddah.
Adapun di babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 hanya juara grup yang akan mendapatkan tiket lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.
Sementara tim runner-up harus berjuang lagi melalui babak kelima lalu di playoff antarkonfederasi.
Berita Terkait
-
Sikat Filipina U-23, Vietnam U-23 Lawan Timnas Indonesia di Final Piala AFF U-23 2025?
-
Timnas Indonesia Dapat 'Keuntungan' dari AFC, Irak Layangkan Protes
-
Terbongkar Naturalisasi 2 Pemain Keturunan untuk Ronde 4 Belum Pasti karena...
-
Pemain Keturunan Purwokerto Tiba di Indonesia, Diproses Naturalisasi?
-
Resmi! Pemain Rp 4,78 Miliar Tak Diizinkan Main di Semifinal Timnas Indonesia vs Thailand U-23
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123