Suara.com - Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, ternyata mengajukan diri untuk menjadi pelatih kepala Timnas India.
PSSI-nya India, AIFF mengonfirmasi bahwa Xavi, yang mengirimkan lamaran melalui email pribadinya, termasuk dalam daftar 170 pelamar untuk posisi prestisius ini.
Namun, kendala finansial membuat AIFF tidak melanjutkan pencalonan sang ikon Spanyol tersebut. Dalam pernyataan kepada Times of India, Direktur Tim Nasional AIFF, Subrata Paul, membenarkan keikutsertaan Xavi.
“Ya, nama Xavi ada di daftar. Lamarannya dikirim melalui email ke AIFF,” ujar Paul seperti dikutip.
Meski begitu, komite teknis AIFF memutuskan untuk tidak mempertimbangkan Xavi lebih lanjut karena biaya yang terlalu tinggi.
Selain Xavi, sejumlah nama besar lainnya juga mengajukan diri untuk melatih Timnas India.
Di antaranya adalah mantan pelatih Timnas India Stephen Constantine, legenda Liverpool Harry Kewell, eks pelatih Blackburn Rovers Steve Kean, serta pelatih dari Indian Super League (ISL) seperti Kibu Vicuna, Eelco Schattorie, dan Khalid Jamil.
Dari daftar tersebut, tiga nama berhasil masuk daftar pendek, Stephen Constantine, Stefan Tarkovic dari Slovakia, dan Khalid Jamil, satu-satunya kandidat asal India.
Xavi Hernandez bukanlah nama sembarangan. Produk akademi La Masia Barcelona ini mencatatkan lebih dari 700 penampilan untuk klub Catalan tersebut, meraih delapan gelar La Liga, empat trofi Liga Champions, serta menjadi bagian penting dari kesuksesan Timnas Spanyol di Piala Dunia 2010 dan Euro 2008 serta 2012.
Baca Juga: Dapatkan Marcus Rashford, Barcelona: Good Bye Luis Diaz!
Sebagai pelatih, Xavi juga sukses mempersembahkan gelar Liga Qatar bersama Al Sadd dan gelar La Liga 2022/23 serta Piala Super Spanyol 2023 bersama Barcelona sebelum mengundurkan diri pada 2024.
Keikutsertaan Xavi dalam bursa pelatih Timnas India menjadi sinyal kuat bahwa sepak bola India semakin dilirik tokoh-tokoh besar dunia.
Meski peluang melatihnya pupus, langkah ini menunjukkan daya tarik sepak bola India di kancah internasional.
Berita Terkait
-
Dapatkan Marcus Rashford, Barcelona: Good Bye Luis Diaz!
-
Kebakaran KM Barcelona V: KNKT Ungkap Kendala Bahasa dan Temukan Fakta Mengejutkan Soal Penumpang
-
Dilepeh Manchester United, Marcus Rashford Balas dengan Pernyataan Menohok
-
Babak Baru Marcus Rashford di Barcelona: Bakal Jadi New Gary Lineker?
-
Gabung Barcelona, Marcus Rashford Warisi Nomor Keramat Luis Milla
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta