Suara.com - Siapa Liam Oetoehganal? Pemain keturunan Kalimantan yang baru-baru ini resmi bergabung dengan klub kasta teratas Belanda, Sparta Rotterdam.
Di bursa transfer musim panas 2025 ini, ada satu lagi pemain keturunan Indonesia yang bergabung dengan klub top Belanda.
Pemain tersebut adalah Liam Oetoehganal yang dikabarkan bergabung dengan salah satu raksasa Belanda, Sparta Rotterdam.
Kabar bergabungnya Oetoehganal ke klub berjuluk De Kasteelheren tersebut terlihat di unggahan akun Instagram-nya, @l.oetoehganal.
“Petualangan baru,” tulis unggahan pemain berusia 21 tahun tersebut dengan memamerkan jersei Sparta Rotterdam.
Diduga, Oetoehganal bergabung dengan Sparta Rotterdam dengan status bebas transfer usai kontraknya habis bersama Excelsior Rotterdam U-21.
Dilansir dari akun @pemainketurunan.id di Instagram, Oetoehganal akan bermain untuk Sparta Rotterdam U-21.
Lantas siapakah sosok Liam Oetoehganal tersebut? Bagaimana latar belakangnya dan seperti apa kiprahnya di lapangan hijau?
Keturunan Kalimantan dan Jawa
Baca Juga: Kiper Keturunan Mamasa, Mike Rajasa Dipanggil Timnas Indonesia U-17
Liam Oetoehganal merupakan pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, pada 4 Mei 2004 dan saat ini tengah menginjak usia 21 tahun.
Meski lahir di Belanda, Oetoehganal memiliki darah keturunan Kalimantan dan Jawa. Darah keturunan ini mengalir dari ayah dan ibunya.
Ayahnya memiliki orang tua yang berasal dari Sungkal, Kalimantan Selatan. Sementara orang tua sang ibu berasal dari Jawa dan Suriname.
Karenanya, Oetoehganal secara regulasi Eligible atau memenuhi syarat untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Beralih ke kariernya, diketahui Oetoehganal memulai karier sepak bolanya di Rotterdam. Ia memulai karier bersama akademi Feyenoord.
Tercatat Oetoehganal bermain di akademi Feyenoord dan berhasil menembus tim U-17 dan U-18 dengan total 23 penampilan dan sumbangan satu gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim