Karena memang sesuai fungsinya, kebutuhan VAR memang layak digunakan dan diterapkan di laga besar seperti final.
2. Pemain Vietnam Nggak Bisa Bohong
Seperti yang diketahui jika Vietnam memiliki gaya bermain keras yang tak segan melukai lawan.
Menekel dengan brutal, menyikut lawan tanpa segan, lalu berakting seolah tidak melakukan apa-apa.
Begitulah pemain Vietnam bermain, dan sering kali hal-hal seperti itu luput dari pandangan wasit.
Setidaknya dengan kehadiran VAR, pemain Vietnam akan berpikir dua kali untuk melakukan pelanggaran keras.
3. Mengangkat Citra Indonesia
Digunakan teknologi terkini dalam dunia sepak bola, meski di ajang regional sekelas Piala AFF, tentu tetap berdampak.
Publik Asia akan memandang Indonesia tidak hanya sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang besar.
Baca Juga: Ogah Keberuntungan Lagi, Timnas Indonesia U-23 Ingin Hajar Vietnam dalam 90 Menit
Akan tetapi juga sebagai kelompok yang mampu menyelenggarakan turnamen dengan kualitas kelas wahid.
Bukan tanpa alasan, suatu saat nanti, Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia, entah kapan waktunya akan datang.
Berita Terkait
-
Ogah Keberuntungan Lagi, Timnas Indonesia U-23 Ingin Hajar Vietnam dalam 90 Menit
-
Gerald Vanenburg Semringah, Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam Dipantau VAR
-
Gerald Vanenburg Curhat Masalah Timnas Indonesia U-23 Jelang Final Piala AFF U-23 2025
-
Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam: Gerald Vanenburg Incar Menang di Waktu Normal
-
Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam, Gibran: Lagi On Fire, 3-0 Lah!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga