Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Sandy Walsh tengah bersiap menghadapi salah satu pertandingan terbesar dalam kariernya, yakni melawan raksasa Liga Inggris, Liverpool.
Namun, persiapan tersebut sempat terganggu oleh peringatan tsunami yang melanda sebagian wilayah Jepang, tempat tim Sandy, Yokohama F. Marinos, bermarkas.
Meski Jepang tengah siaga, laga antara Yokohama F. Marinos kontra Liverpool dipastikan tetap berlangsung sesuai jadwal di Nissan Stadium, Tokyo, pada Rabu (30/7/2025) pukul 17.30 WIB.
Menyiat talkSPORT, Rabu (30/7/2025), pertandingan ini tetap digelar karena wilayah Tokyo tidak termasuk area terdampak langsung dari ancaman tsunami yang dipicu gempa berkekuatan 8,8 magnitudo di lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Gelombang tsunami setinggi lima meter telah terdeteksi dan membuat lebih dari 1,9 juta warga Jepang, khususnya di Prefektur Iwate dan Hokkaido, dievakuasi.
Namun, Hokkaido yang paling terdampak secara geografis berjarak hampir 19 jam perjalanan darat dari Tokyo, tempat laga digelar.
Hingga saat ini, operasional transportasi umum di Tokyo masih berjalan normal, dan Liverpool juga telah mengunggah konten pertandingan seperti biasa di kanal resminya.
Sementara itu, di tengah situasi tersebut, semangat Sandy Walsh untuk menghadapi Liverpool justru makin membara.
Bek Timnas Indonesia itu mengaku sangat antusias menjalani laga yang menurutnya akan menjadi momen tak terlupakan.
Baca Juga: Reaksi Mengejutkan Jens Raven Usai Jadi Top Skor Piala AFF U-23 2025
“Tentu saja sangat excited bermain lawan juara Premier League musim lalu. Itu tim besar dengan pemain-pemain yang bagus,” ucap Sandy Walsh dikutip dari Statuspro.
“Senang melihat dan bersaing dengan mereka, untuk melihat kita berada di level mana sebagai tim, juga sebagai individu. Main di kandang lawan Liverpool, tidak sabar,” tambahnya.
Tak hanya sebagai ajang pembuktian kemampuan, laga ini juga menjadi spesial bagi Sandy karena ia berpeluang berhadapan langsung dengan Mohamed Salah.
Ada alasan pribadi di balik antusiasmenya: Salah adalah pemain favorit ibunda Sandy Walsh.
“Saya pikir bermain lawan Mo Salah akan sangat keren. Dia sudah menjadi salah satu yang terbaik di Premier League dalam beberapa tahun ke belakang," ujar Sandy Walsh.
"Dia juga pemain favorit Ibuku. Jadi, berbagi lapangan dengannya dan bersaing melawannya akan jadi perasaan yang luar biasa dan mungkin membuat Ibuku sangat bangga,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Siapa Leo Wallin Wennerholm? Bek Tengah Keturunan Indonesia yang Rajin Cetak Gol dan Assist
-
Siapa Cino Cloos? Kiper Keturunan Cirebon di Ajax Amsterdam, 'Senior' Maarten Paes
-
Cerita Adik Pemain Persib Dion Markx, Xavier Markx Jadi Kapten di Tim Vitesse Arnhem
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
Satu Nama Berpengalaman Eropa Menguat Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China