- Dua pemain Timnas Iran, Mehdi Taremi dan Saeed Al-Hawie, tertahan pemeriksaan ketat di Bandara Los Angeles usai laga.
- Federasi Sepak Bola Iran melaporkan prosedur perbatasan yang lama menyebabkan keterlambatan perjalanan tim menuju Tijuana, Meksiko.
- Pelatih Amir Ghalenoei memprotes pembatalan izin menginap yang menghambat waktu pemulihan fisik para pemain setelah pertandingan berlangsung.
Suara.com - Dua pemain Timnas Iran dilaporkan mengalami kendala serius saat proses keberangkatan di bandara Amerika Serikat usai laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru.
Kapten Mehdi Taremi dan Saeed Al-Hawie harus menjalani pemeriksaan tambahan yang memakan waktu lama di Bandara Los Angeles.
Situasi ini menyebabkan keterlambatan rombongan tim yang hendak kembali ke Tijuana, Meksiko.
Federasi Sepak Bola Iran menyebut proses kontrol perbatasan berlangsung jauh lebih lama dari biasanya.
Kondisi serupa bahkan sudah terjadi sejak kedatangan tim di Amerika Serikat.
“Setelah pertandingan melawan Selandia Baru, dua pemain mengalami keterlambatan dan komplikasi dalam prosedur keberangkatan di bandara Los Angeles,” demikian laporan yang dikutip dari RMC Sport.
Saat sebagian besar tim sudah berada di dalam pesawat, Taremi dan Al-Hawie masih tertahan untuk menyelesaikan prosedur administratif.
Federasi menegaskan upaya terus dilakukan agar situasi segera terselesaikan.
Dipaksa Pergi Cepat, Iran Protes
Baca Juga: Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, melontarkan kritik keras terhadap penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Serikat.
Ghalenoei mengaku timnya dipaksa meninggalkan Los Angeles segera setelah pertandingan.
“Kami tidak tahu mengapa kami dipaksa kembali. Ini sangat aneh karena pihak lain yang mengambil keputusan untuk kami,” ujar Ghalenoei dalam konferensi pers usai laga.
Menurutnya, tim sebelumnya telah mendapatkan izin untuk bermalam satu hari tambahan di Los Angeles.
Namun, rencana tersebut tiba-tiba dibatalkan tanpa penjelasan jelas.
“Sepak bola seharusnya memberi kami waktu untuk pemulihan. Namun, mereka tidak mengizinkannya,” kata Ghalenoei.
Iran bahkan menyebut delegasinya sebagai yang “paling tertindas di seluruh Piala Dunia”.
Kondisi tersebut dinilai menghambat proses pemulihan fisik pemain setelah laga yang berakhir imbang 2-2.
Tim Iran juga harus kembali menempuh perjalanan lintas negara dalam waktu singkat.
Berita Terkait
-
Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya
-
Lagu Kebangsaan Dicemooh, Pemain Iran Ramin Rezaeian Meledak
-
Dipaksa Angkat Kaki dari AS, Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026
-
Scaloni Tutup Rapat-rapat Starter Argentina, Tapi Pastikan Sosok Ini Tampil Lawan Aljazair
-
Pesona WAGs Piala Dunia 2026, Ada Pasangan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular