Suara.com - Masa depan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi salah satu topik hangat di bursa transfer musim panas 2025.
Waktu Jay Idzes tak banyak lagi. Dengan penutupan bursa transfer musim panas pada 1 September 2025, waktu Jay Idzes artinya tinggal 32 hari lagi.
Memilih bertahan di Venezia FC yang kini bermain di Serie B atau pindah ke klub Serie A?
Penampilan impresifnya bersama Venezia dan Timnas Indonesia membuatnya menjadi incaran sejumlah klub elite, namun keputusan akhir masih menjadi teka-teki.
Jay Idzes bergabung dengan Venezia pada Juli 2023 dan langsung menjadi pilar utama di lini belakang.
Musim lalu, ia tampil dalam 36 pertandingan di Serie A, mencetak dua gol dan menjadi kapten tim di paruh musim.
Meski tampil solid, Idzes gagal menyelamatkan Venezia dari degradasi, dengan klubnya finis di posisi ke-19 dengan 29 poin.
Kini, Venezia bersiap menghadapi musim 2025/2026 di Serie B di bawah asuhan pelatih baru, Giovanni Stroppa, setelah ditinggal Eusebio Di Francesco.
Kontrak Idzes bersama Venezia masih berlaku hingga Juni 2027, dengan nilai pasar sekitar 7,5 juta euro menurut Transfermarkt.
Baca Juga: Siapa Rio Ngumoha? Pemain Keturunan yang Cetak Gol Spektakuler Lawan Sandy Walsh Cs
Namun, degradasi Venezia memicu spekulasi bahwa Idzes, yang telah membuktikan kemampuannya di level Serie A, mungkin mencari tantangan baru untuk menjaga performanya di level tertinggi.
Minat dari Klub-Klub Serie A
Sejumlah klub Serie A dikabarkan memantau situasi Idzes.
Genoa menjadi yang terdepan, dengan laporan dari jurnalis terkenal Gianluca Di Marzio menyebutkan bahwa klub berjuluk Il Grifone ini menjadikan Idzes sebagai target utama untuk menggantikan Mattia Bani, yang pindah ke Palermo.
Meski kekinian, Genoa dikabarkan sudah tutup pintu untuk Jay Idzes akibat harga tinggi yang dipatok Venezia.
Venezia mematok harga tinggi, di atas 10 juta euro (sekitar Rp175 miliar), yang dianggap mahal oleh Genoa.
Berita Terkait
-
Siapa Rio Ngumoha? Pemain Keturunan yang Cetak Gol Spektakuler Lawan Sandy Walsh Cs
-
5 Fakta Usai Sandy Walsh Ladeni Permainan Liverpool: Bikin Mati Kutu Darwin Nunez
-
Genoa Tutup Pintu untuk Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Pindah Kemana?
-
Marselino dan Rafael Struick Disinggung Erick Thohir Pasca Kegagalan Timnas U-23
-
Nasib Gerald Vanenburg Lebih Tragis dibanding STY di AFF U-23, Kok Bisa?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!