- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 21,2 persen menjadi Rp17,1 triliun pada semester pertama 2026.
- Kinerja positif tersebut didukung oleh optimalisasi kapasitas produksi, efisiensi operasional, serta kontribusi fasilitas tambang dan pirometalurgi baru.
- Perusahaan mengembangkan inisiatif dekarbonisasi melalui teknologi waste heat recovery di fasilitas HPAL yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Suara.com - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel mencatatkan kenaikan pendapatan pendapatan sebesar 21,2 persen pada semester pertama tahun ini, dari Rp14,1 triliun di paruh pertama tahun lalu ke Rp17,1 triliun di Januari - Juni 2026.
Direktur Keuangan Harita Nickel Suparsin Darmo Liwan mengatakan kenaikan pendapatan didukung oleh disiplin operasional hingga optimalisasi kapasitas produksi. Perusahaan juga terus berupaya menjaga kinerja operasional di tengah tantangan industri nikel global.
“Sepanjang semester pertama tahun ini, industri nikel global masih mengalami berbagai tantangan. Dalam kondisi tersebut, kami tetap berfokus menjaga operasional yang efisien, andal, dan terukur di seluruh rantai nilai terintegrasi.
Optimalisasi kapasitas produksi mulai memberikan kontribusi terhadap kinerja penjualan di sejumlah segmen,” ujar Suparsin dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi itu menyampaikan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Menurut dia, di tengah dinamika industri nikel global, pihaknya tetap menjaga fokus pada efisiensi operasional, optimalisasi rantai nilai terintegrasi, serta penguatan praktik usaha yang bertanggung jawab untuk menjaga keandalan produksi dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Dari sisi operasional, peningkatan kinerja penjualan bijih nikel dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya turut menopang capaian perseroan.
Peningkatan tersebut didukung oleh mulai beroperasinya fasilitas tambang baru PT Gane Tambang Sentosa (GTS) sejak kuartal III 2025 serta bertambahnya lini produksi fasilitas pirometalurgi PT Karunia Permai Sentosa (KPS).
Pada segmen pirometalurgi, penjualan feronikel meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama didorong oleh peningkatan output dari tambahan lini produksi fasilitas Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) milik KPS.
Baca Juga: Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?
Sementara itu, penjualan produk High Pressure Acid Leach (HPAL) pada segmen hidrometalurgi dipengaruhi oleh jadwal pengiriman.
Pihaknya juga terus memperkuat daya saing melalui pengelolaan operasi terintegrasi mulai dari kegiatan penambangan hingga pengolahan nikel.
Optimalisasi kapasitas produksi secara bertahap di berbagai fasilitas diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas operasional sekaligus menjaga keandalan pasokan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Di sisi keberlanjutan, perusahaan juga mengembangkan sejumlah inisiatif dekarbonisasi untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi waste heat recovery di fasilitas HPAL yang dirancang menghasilkan listrik hingga 50 MW dan ditargetkan rampung pada kuartal IV 2026.
Berita Terkait
-
Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026
-
Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia
-
Bauksit Salip Nikel, Investasi Hilirisasi Tembus Rp152,7 Triliun pada Kuartal II 2026
-
Di Tengah Hilirisasi Nikel, Perempuan Pulau Obi Menemukan Jalan Baru Gerakkan Ekonomi
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan
-
Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?
-
Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari