Suara.com - Timnas Indonesia U-17 mulai menunjukkan keseriusannya jelang perhelatan Piala Dunia U-17 2025. Salah satunya ikut menggelar turnamen menantang peserta Piala Dunia lainnya.
Saat ini Timnas Indonesia U-17 sedang menggelar pemusatan latihan (TC) intensif di Bali United Training Center, Gianyar, Bali. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju ajang Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada November mendatang.
Setelah mencatat hasil positif pada Piala Asia U-17 bulan April lalu, di mana Garuda Muda lolos dari fase grup dan hanya terhenti di babak perempat final oleh Korea Utara, skuad muda Indonesia kini bersiap menantang lawan-lawan kelas dunia dalam ajang uji coba internasional.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menjelaskan bahwa sejak TC dimulai pada 7 Juli, fokus utama tim bukan hanya penguatan fisik, tetapi juga seleksi pemain, termasuk dari diaspora.
"Perkembangan tim sejauh ini sangat baik karena sejak awal TC mencari pemain di luar pemain yang tampil di Piala Asia," kata Vanenburg dilansir dari laman Bali United.
"Pemain yang sudah ada di sini adalah mereka yang disiapkan untuk beberapa turnamen di bulan Agustus dan kami akan mencoba pemain diaspora juga,” jelasnya.
Rangkaian persiapan di Bali ini menjadi penting mengingat Timnas U-17 akan menghadapi turnamen mini yang digelar di Medan mulai 7 Agustus 2025.
Menariknya, turnamen tersebut menghadirkan lawan-lawan tangguh yang juga akan tampil di Piala Dunia U-17, seperti Afrika Selatan, Panama, dan Tajikistan.
Dengan demikian, skuad Garuda Muda akan mendapat pengalaman langsung menghadapi atmosfer kompetisi tingkat dunia sebelum terbang ke Qatar.
Baca Juga: Dipanggil Timnas Indonesia U-17, Ini 3 Keunggulan Mike Rajasa
Sebanyak 30 pemain saat ini masuk dalam radar tim pelatih, namun jumlah tersebut masih akan dikerucutkan menjelang kompetisi utama. Peluang pergantian pemain juga tetap terbuka hingga pengumuman skuad final.
Fasilitas latihan di Bali United Training Center dipilih bukan tanpa alasan. Nova Arianto mengungkapkan bahwa tempat ini memberikan suasana yang mirip dengan kondisi pertandingan di Qatar.
“Mengapa akhirnya kami memilih lapangan di Bali United ini karena situasinya akan sama dengan Qatar dimana Piala Dunia bersifat festival dan tanpa tribun penonton dan juga terbuka,” ucap Coach Nova.
Dengan jumlah lapangan yang banyak dan letaknya yang berdekatan, fasilitas ini dianggap ideal untuk menyesuaikan Garuda Muda dengan kondisi sebenarnya di ajang internasional nanti.
“Di saat latihan kami juga berbaur dengan tim lain yang sedang berlatih di sini sehingga simulai ini bisa berjalan dimana kami berlatih, ada tim Bali United juga berlatih."
"Sehingga fokus kami bisa menyesuaikan dengan situasi tersebut. Sekali lagi, terima kasih untuk Bali United bisa menyediakan tempat latihan yang bagus ini,” lanjutnya.
Nova juga menegaskan bahwa tim yang saat ini menjalani TC belum merupakan skuad final. Beberapa pemain diaspora masih akan bergabung dalam pemusatan latihan lanjutan di beberapa lokasi luar negeri.
“Memang saat ini bukan skuad akhir kami menuju Piala Dunia karena selanjutnya masih ada TC di Spanyol, Jogja dan Dubai rencana kami. Dan skuad akhir kami akan dilihat terakhir di sana,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium
-
Mikel Oyarzabal 0 Sentuhan di 30 Menit Pertama! Begini Cara Cape Verde 'Matikan' Spanyol
-
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
-
Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026