Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes akhirnya memberi respons soal masa depannya yang masih jadi teka-teki di bursa transfer musim panas ini.
Kapten Venezia tersebut memberikan pernyataan yang memantik spekulasi usai menghadiri peluncuran tim jelang Serie B 2025/2026.
Nama Jay Idzes memang tengah jadi perbincangan panas di Liga Italia.
Bek andalan Timnas Indonesia itu digadang-gadang akan hengkang ke klub yang lebih besar, namun hingga kini belum ada kepastian terkait kepindahannya.
Dalam acara resmi Venezia baru-baru ini, Idzes mengaku masih merasa bahagia berada di klubnya sekarang, meski ia menyadari bahwa segala kemungkinan bisa terjadi selama jendela transfer masih terbuka.
"Saya kapten Venezia dan saya senang berada di sini. Semua orang tahu bahwa ada bursa transfer, dan sesuatu selalu bisa terjadi," ujar Idzes, dikutip dari Tutto Venezia Sport.
Pernyataan tersebut langsung memicu banyak interpretasi. Banyak pihak menilai itu sebagai sinyal terbuka dari Jay Idzes untuk menerima tawaran dari klub lain yang lebih kompetitif.
Meski demikian, pemain berusia 24 tahun itu juga menegaskan loyalitas dan komitmennya kepada Venezia jika pada akhirnya tetap bertahan.
"Kita lihat saja nanti. Saya di sini dan saya bahagia, tapi jika saya bertahan di sini, saya senang dan saya akan membela Venezia," tegasnya.
Baca Juga: Kabar Transfer Thom Haye, Satu-satunya Pemain Keturunan Masih Nganggur
Statusnya sebagai pemain penting di Venezia sekaligus pilar Timnas Indonesia tentu membuat publik Tanah Air ikut menanti kepastian soal masa depan Idzes.
Di sisi lain, mantan pemain Go Ahead Eagles ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang dihormati di ruang ganti.
Ia bahkan memberikan semangat kepada rekan-rekan barunya dengan menggambarkan betapa spesialnya kota Venezia.
"Saya katakan kepada mereka, ini mungkin kota terindah di dunia," ucapnya penuh kebanggaan.
Idzes menilai atmosfer dan keindahan kota bisa menjadi motivasi tersendiri bagi pemain untuk mencintai klub yang mereka bela.
Namun, di tengah keindahan itu, ia tetap menempatkan karier profesional sebagai prioritas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T