Suara.com - Persija Jakarta melengkapi lini pemain asing mereka untuk menjalani Super League musim 2025/2026.
Terbaru, tim berjulukan Macan Kemayoran itu mendatangkan pemain sayap asal Brasil, Maxwell Souza, Selasa (5/8/2025).
"Saya 100 persen siap menghadapi tantangan bersama Persija. Saya sangat senang berada di sini. Saya datang untuk memperjuangkan gelar, untuk melakukan segala yang bisa kami lakukan agar Persija kembali menjadi juara," kata Maxwell dikutip dari keterangan resmi.
Pemain 28 tahun itu dikenal memiliki karakter agresif dan adaptif. Ia diharapkan dapat menambah variasi serangan Persija yang kini dilatih oleh arsitek tim asal Brasil, Mauricio Souza.
Maxwell telah mencicipi berbagai level kompetisi profesional. Sebagian besar karirnya ia habiskan di Brasil, dengan berkompetisi di Serie B dan Serie A Brasil. Selain itu, Maxwell juga pernah bermain di di Swedia bersama Kalmar FF.
Karirnya dimulai dari CRB (2016), kemudian Comercial-AL (2016–2018), Red Bull (2016), Tupi (2016), kembali ke CRB (2017), ABC FC (2018), Resende (2018–2019), Kalmar FF (2019–2023), Cuiabá-MT (2020–2021), Sport Recife (2021), Guarani (2021–2022), Chapecoense (2023), Náutico (2023–2024), Operário-PR (2024–2025), dan Remo (2025).
Sepanjang 2025, Maxwell telah bermain 15 kali dengan catatan empat gol. Sementara itu, pada 2024, ia juga menunjukkan kelasnya dengan membukukan 11 gol dari 45 laga.
Dalam kesempatan itu, Maxwell pun menyuarakan apresiasinya terhadap dukungan penggemar Persija, The Jakmania.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan kalian. Mereka membanjiri media sosial saya dan saya merasakan betapa antusiasnya mereka. Saya berjanji akan mengorbankan nyawa saya demi jersey ini dan membawa kebahagiaan bagi Jakmania,” tuturnya.
Baca Juga: BRI Super League: Madura United Bongkar Kriteria Bek Anyar, Asal Afrika?
Kehadiran Maxwell menambah daftar pemain asing Persija yang telah dikontrak untuk musim 2025/2026. Sebelumnya, Macan Kemayoran telah mendatangkan sebanyak enam pemain asal Brasil pada bursa transfer kali ini yakni Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Gustavo Franca, Thales Lira, Allano Lima, dan Alan Cardoso.
Deretan pemain asing asal Brasil itu semakin melengkapi nuansa Samba di Persija, sebab mereka mempertahankan kiper Carlos Eduardo dan Gustavo Almeida untuk menjalani musim baru.
Satu-satunya pemain asing non Brasil di Persija saat ini adalah Ryo Matsumura yang berasal dari Jepang, dan total Persija kini memiliki 10 pemain asing. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan