Ribery, pilar Bayern Munich yang meraih treble (Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions), dianggap lebih berhak ketimbang Ronaldo, yang tak membawa gelar besar untuk Real Madrid.
Keputusan FIFA memperpanjang batas waktu voting pada 2013 bahkan memicu tuduhan manipulasi.
Kontroversi terbaru terjadi pada 2024, ketika Rodri dari Manchester City mengungguli Vinicius Junior dari Real Madrid.
Vinicius, yang berperan besar dalam keberhasilan Real Madrid meraih LaLiga dan Liga Champions, menjadi favorit banyak pihak.
Namun, Rodri, dengan kontribusi di Premier League dan gelar Pemain Terbaik Euro 2024 bersama Spanyol, dinilai lebih unggul. Real Madrid memboikot acara tersebut, menuding adanya bias dan bahkan isu rasisme terhadap Vinicius.
Rumor Tak Sedap di Balik Layar
Di samping kontroversi resmi, Ballon d’Or juga dikelilingi rumor tak sedap.
Pada 2011, tuduhan muncul bahwa pelatih Timnas Iran, Carlos Queiroz, sengaja memilih Messi demi merugikan Ronaldo, yang saat itu dilatihnya di Real Madrid.
Kasus lain terjadi ketika suara Goran Pandev untuk Jose Mourinho sebagai pelatih terbaik diduga diubah menjadi Vicente Del Bosque, memicu spekulasi kecurangan dalam voting.
Baca Juga: Ballon d'Or 2025 Tanpa Messi & Ronaldo: Siapa Raja Baru Sepak Bola Dunia?
Rumor tentang Super Ballon d’Or, penghargaan eksklusif untuk pemain dengan konsistensi luar biasa, juga sempat mencuat.
Hingga kini, hanya Alfredo Di Stefano yang meraihnya pada 1989, tetapi bisik-bisik tentang edisi 2029 terus mengemuka tanpa konfirmasi resmi.
Masa Depan yang Penuh Tanda Tanya
Ballon d’Or tetap menjadi tolok ukur prestasi tertinggi di sepak bola, tetapi bayang-bayang kontroversi dan rumor tak pernah benar-benar sirna.
Perubahan sistem penilaian pada 2022, yang kini berfokus pada performa musiman ketimbang tahunan, diharapkan membuat penghargaan ini lebih adil.
Namun, tuduhan bias, politik sepak bola, dan ketidaktransparanan voting terus menghantui.
Dengan nama-nama seperti Lamine Yamal dan Ousmane Dembele muncul sebagai kandidat potensial untuk 2025, Ballon d’Or tetap akan menjadi panggung drama yang tak pernah sepi dari sorotan.
Berita Terkait
-
Ballon d'Or 2025 Tanpa Messi & Ronaldo: Siapa Raja Baru Sepak Bola Dunia?
-
Nominasi Ballon d'Or 2025: PSG Kirim Wakil Terbanyak
-
Tanpa Messi dan Cristiano Ronaldo, Ini Daftar 30 Pemain Menuju Ballon d'Or 2025
-
Innalillahi! Cristiano Ronaldo Bagikan Kabar Duka Cita
-
4 Penyerang Top yang akan Dihadapi Maarten Paes di Major League Soccer
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok
-
9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online
-
Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta