-
Malaysia memperketat pengawasan bandara dan pemeriksaan pilot akibat kasus penyelundupan narkoba.
-
Pilot Malaysia Airlines ditangkap di Indonesia membawa 70.114 pil ekstasi dan sabu-sabu.
-
Pemerintah Malaysia menyelidiki keterlibatan pihak lain untuk segera menutup celah keamanan bandara.
Suara.com - Pemerintah Malaysia bersiap memperketat pengamanan bandara serta mengevaluasi proses pemeriksaan latar belakang dan kesehatan para pilot.
Langkah tegas ini diambil menyusul penangkapan seorang pilot Malaysia Airlines yang diduga terlibat jaringan penyelundupan narkoba lintas negara.
Kasus ini memicu ancaman serius pada sistem filtrasi internal maskapai penerbangan, sehingga menutup celah keamanan menjadi prioritas mendesak.
Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa analisis menyeluruh terhadap seluruh laporan resmi masih terus dilakukan bersama otoritas terkait.
Proses pemeriksaan komprehensif dibutuhkan sebelum memutuskan tindakan hukum selanjutnya maupun kebijakan pencegahan tambahan.
"Kami juga harus mengidentifikasi apakah ada orang lain yang terlibat dan kami perlu memastikan bahwa semua celah segera ditutup," kata Datuk Seri Fahmi Fadzil dikutip dari The Star, Rabu (5/8/2026).
Juru bicara pemerintah sekaligus Menteri Komunikasi Malaysia tersebut menyampaikan pernyataan resminya pada konferensi pers mingguan pasca-Kabinet hari Rabu (5/8).
Pengetatan keamanan ini berfokus pada mekanisme pengawasan personel penerbangan saat memasuki area steril bandara.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa oknum pilot tersebut telah menerima paket narkotika sebelum naik ke atas pesawat.
Baca Juga: Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
Penerimaan barang terlarang sebelum keberangkatan menandakan adanya celah pengawasan yang dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan.
Otoritas Indonesia menangkap pilot maskapai Malaysia Airlines tersebut saat mendarat di salah satu bandara di Indonesia.
Penangkapan yang berlangsung pada 28 Juli tersebut membongkar penyelundupan puluhan ribu butir obat-obatan terlarang.
Petugas menemukan 15 paket berisi 70.114 butir pil ekstasi beserta sabu-sabu yang disembunyikan di dalam koper bawaannya.
Kasus penyelundupan narkoba yang melibatkan awak kargo maupun kru penerbangan menjadi perhatian khusus otoritas penerbangan sipil internasional. Regulasi standar keselamatan penerbangan mengharuskan pemeriksaan ketat terhadap setiap barang bawaan personel, namun pemanfaatan akses jalur khusus oleh oknum kru penerbangan memicu desakan reformasi sistem pengawasan keamanan di kawasan Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
-
Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera
-
Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis
-
Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta
-
Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu