Suara.com - Manchester United buat gebrakan di bursa transfer musim panas 2025/2026.
Meski sempat dihantui ancaman “bangkrut sebelum Natal” oleh pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe, The Red Devils menggelontorkan lebih dari £200 juta atau setara Rp4,1 triliun untuk mendatangkan trio penyerang mematikan, Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha.
Bagaimana klub yang finis di peringkat 15 Premier League musim lalu ini mampu membentuk lini depan yang digadang-gadang menyaingi trio legendaris Liverpool era Jurgen Klopp?
Trio Penyerang Baru: Investasi Rp4,1 triliun
Manchester United menggemparkan bursa transfer dengan merekrut Benjamin Sesko dari RB Leipzig seharga £65,1 juta (sekitar Rp1,2 triliun) ditambah £8,7 juta dalam bonus, mengalahkan tawaran Newcastle United yang memiliki dana lebih besar dan tiket Liga Champions.
Sesko, penyerang Slovenia berusia 22 tahun, bergabung dengan Matheus Cunha (£62,5 juta dari Wolves) dan Bryan Mbeumo (£71 juta dari Brentford), membentuk lini depan yang mencetak total 48 gol musim lalu—hampir setara dengan trio Firmino, Mane, dan Salah saat menjuarai Premier League 2020.
Ketiganya diharapkan mengatasi krisis gol United, yang hanya mencetak 44 gol di Premier League musim lalu, rekor terburuk dalam sejarah klub di era modern.
Strategi Finansial Sir Jim Ratcliffe
Bagaimana United mampu membelanjakan £207 juta setelah Ratcliffe memperingatkan krisis keuangan dan memecat 450 staf?
Baca Juga: Bocah Pemalu yang Gemetar Jika Bertemu Sir Alex Kini Calon Peraih Ballon d'Or 2025
Dikutip dari The Sun, jawabannya terletak pada manajemen keuangan cerdas dan struktur akuntansi yang menguntungkan.
Pembayaran transfer untuk Cunha, Mbeumo, dan Sesko dilakukan secara bertahap, mengurangi dampak langsung pada neraca keuangan dan memastikan kepatuhan terhadap aturan Profitability and Sustainability Rules (PSR) Premier League, yang membatasi kerugian hingga £105 juta dalam tiga tahun.
Cunha, misalnya, dibeli sebelum batas akhir PSR 30 Juni, sehingga biayanya masuk ke tahun fiskal 2024/2025.
Selain itu, pinjaman Marcus Rashford ke Barcelona menghemat £14 juta upah tahunan, sementara penjualan Mason Greenwood, Scott McTominay, dan klausul jual pemain seperti Alvaro Carreras menghasilkan lebih dari £20 juta. United juga mendapat £5 juta dari Chelsea karena batal membeli Jadon Sancho.
Red Football Ltd: Kunci Fleksibilitas Finansial
Menurut The Athletic, United memanfaatkan akun Red Football Ltd, anak perusahaan di Inggris, untuk perhitungan PSR, bukan entitas utama Manchester United PLC yang terdaftar di New York.
Red Football Ltd mencatatkan kerugian lebih kecil (£36,2 juta dibandingkan £130,7 juta di PLC pada 2023/2024), memberikan ruang lebih untuk belanja pemain.
Ditambah dengan pendapatan komersial sebesar £660-670 juta, yang meningkat berkat keikutsertaan di final Europa League, United mampu memanfaatkan fasilitas kredit hingga £140 juta.
Namun, utang transfer mereka yang membengkak hingga £308,9 juta menjadi peringatan untuk lebih bijak dalam penjualan pemain seperti Alejandro Garnacho, Antony, dan Tyrell Malacia.
Berita Terkait
-
Bocah Pemalu yang Gemetar Jika Bertemu Sir Alex Kini Calon Peraih Ballon d'Or 2025
-
Rekap Bursa Transfer Premier League 2025/2026: Siapa Paling Boros dan Pemain Termahal?
-
Manchester United Rekrut Benjamin Sesko Rp1,4 Triliun
-
Curhat Justin Hubner Betapa Mengerikan Premier League Liga Inggris
-
Premier League 2025-2026 Resmi Dimulai, Cek Jadwal Lengkap Liga Inggris dari Pekan Pertama
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan