Suara.com - Laga pembuka BRI Super League 2025/26 akan memanaskan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini, Jumat (8/8/2025), saat Persebaya Surabaya menjamu tim promosi PSIM Yogyakarta.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mewaspadai kekuatan Laskar Mataram meski catatan pramusim mereka kurang impresif.
Dengan kehadiran eks pemain Persebaya, Reva Adi Utama, yang kini menjadi kapten PSIM, laga ini menjanjikan emosi tinggi.
Eduardo Perez, mantan pelatih PSS Sleman, menegaskan bahwa timnya telah menganalisis kekuatan PSIM secara mendalam, termasuk kualitas individu pemain lawan.
Meski PSIM hanya meraih dua kemenangan dari enam laga pramusim dan kesulitan mencetak gol—dengan Rafinha sebagai satu-satunya penyumbang gol—Perez tetap waspada.
“PSIM punya skuat bagus dan pelatih berpengalaman dari Eropa, Jean-Paul Van Gastel. Laga pertama selalu penuh motivasi,” ujar Perez.
Persebaya, yang diperkuat pemain seperti Mihailo Perovic dan Bruno Moreira, dalam kondisi 95 persen siap tempur meski beberapa pemain masih memulihkan cedera ringan.
“Kami dalam kondisi fisik dan mental yang baik. Kami akan memberikan yang terbaik untuk suporter,” tambahnya.
Laga ini menjadi momen emosional bagi Reva Adi Utama, bek kiri PSIM yang pernah membela Persebaya pada 2022/23 dan 2023/24, dengan catatan 54 laga dan dua assist.
Baca Juga: Hasil Borneo FC vs Bhayangkara FC, Gol Mariano Peralta Jadi yang Pertama di Super League 2025
Kini mengenakan ban kapten PSIM, pemain kelahiran Makassar ini antusias kembali ke Gelora Bung Tomo, tetapi sebagai lawan.
Persebaya mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Ernando Ari di bawah mistar dan lini serang yang dipimpin Perovic, didukung Malik Risaldi dan Francisco Rivera.
Sementara itu, PSIM dengan formasi 4-3-3 akan mengandalkan kecepatan Ezequiel Vidal dan ketajaman Deri Corfe, dengan Reva Adi memimpin lini belakang.
Meski PSIM baru promosi, pengalaman Van Gastel di Eropa bisa menjadi kejutan.
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs PSIM
Persebaya Surabaya (4-2-3-1)
Berita Terkait
-
Hasil Borneo FC vs Bhayangkara FC, Gol Mariano Peralta Jadi yang Pertama di Super League 2025
-
BRI Super League: Ricky Fajrin Soroti Perubahan Persik Kediri, Waspada?
-
BRI Super League: Boyong Xandro Schenk, Persis Solo Keluarkan Dana Besar?
-
Persik Kediri Matangkan Persiapan Jelang Super League 2025/2026, Fokus Fisik hingga Bisnis
-
Banned FIFA Masih Berlaku, PSM Makassar Fix Tak Bisa Turunkan Pemain Baru
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan