Suara.com - PSM Makassar dipastikan tak bisa menurunkan pemain barunya saat melawan Persijap Jepara dalam laga pembuka Super League 2025/2026.
Status larangan pendaftaran pemain dari FIFA yang belum dicabut menjadi alasan utama, meski telah melakukan persiapan sejak 6 Juli 2025, termasuk menggelar serangkaian laga uji coba, PSM tetap terhenti oleh sanksi yang dijatuhkan FIFA.
Klub berjuluk Juku Eja itu sejatinya telah merekrut tujuh amunisi baru untuk memperkuat skuad, termasuk tiga legiun asing: Alex Tanque, Lucas Dias, dan Jacques Medina.
Sementara empat lainnya merupakan pemain lokal, yakni Rifki Dwi, Resky Fandi, Gala Pagamo, dan Muhammad Tedja Kusuma.
Namun hingga Jumat (8/8/2025) siang pukul 11.30 WIB beberapa jam sebelum kickoff melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare nama PSM Makassar masih tercantum dalam daftar FIFA Registration Bans.
Sanksi itu sudah berlaku sejak 28 Maret 2025 dan belum dicabut. Artinya, seluruh rekrutan anyar PSM belum bisa dimainkan.
Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Operasional I.League, Asep Saputra.
“Iya kalau belum lifted juga berarti belum bisa mendaftarkan pemain baru,” ujar Asep kepada awak media, Jumat (8/8/2025).
Sanksi tersebut diberlakukan untuk tiga periode jendela transfer.
Baca Juga: Bali United Siap Tempur di BRI Super League, Thijmen Goppel Bidik Gol dan Assist
Namun bisa dicabut lebih cepat apabila manajemen PSM mampu menyelesaikan kewajibannya dan pihak pemain mencabut gugatan.
Sementara itu, Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menjelaskan bahwa pihak klub sebenarnya sudah memenuhi kewajiban kepada pemain yang menggugat, yaitu Wiljan Pluim, sejak awal Agustus.
Namun laporan ke FIFA belum dihapus oleh yang bersangkutan.
“Sejak 1 Agustus lalu kami sudah melunasi kewajiban kepada pihak penggugat dengan nilai sesuai yg disengketakan dan muncul dalam gugatan penggugat lewat FIFA,” ujar Sule sapaan akrabnya.
"Pihak penggugat juga sudah menerima pelunasan dari PSM. Harusnya sudah tidak ada masalah lagi. Sekarang kami menunggu pihak penggugat untuk mencabut laporannya," tambahnya.
Dengan kondisi ini, PSM Makassar akan melakoni laga perdana Super League 2025/2026 dengan kekuatan lama, tanpa tambahan dari tujuh pemain baru yang direkrut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik