Kebiasaan yang terus berulang ini membuat Haye disebut-sebut sebagai pemain selektif dan penuh perhitungan soal kariernya.
Selain karena selektif, muncul anggapan jika Haye belum mendapat klub baru karena permintaan gajinya yang tinggi ke peminatnya.
Sekadar informasi, pemain yang berstatus bebas transfer biasanya meminta bayaran lebih tinggi dan komisi agen karena klub peminatnya tak perlu mengeluarkan biaya transfer.
Hal ini terbukti dari kontrak terakhir Haye di Almere City, di mana dirinya menjadi pemain dengan gaji tertinggi, yakni 400 ribu euro (Rp7,5 miliar) per musimnya bersama empat pemain lainnya.
Permintaan gaji tinggi dari Haye ini diyakini membuat klub-klub lain, utamanya klub-klub Belanda, enggan memboyongnya meski memiliki kualitas yang mumpuni.
Selain itu usia Haye yang sudah lewat 30 tahun membuat beberapa klub lebih memilih berinvestasi ke pemain muda yang bisa dibayar dengan harga lebih murah.
Hingga artikel ini dibuat, belum ada kabar teranyar mengenai klub yang meminati jebolan akademi AZ Alkmaar itu.
Menurut kabar terakhir, Haye sejatinya bersedia kembali ke NAC Breda. Tapi beberapa orang yang ada di mantan klubnya itu menolak kedatangannya.
“Bagaimana pun, beberapa orang di dalam klub tidak begitu yakin untuk reuni (dengan Haye),” kata jurnalis Belanda, Joost Blaauwhof, dikutip dari Fean Online.
Baca Juga: Ini fitnah Keji Perselingkuhan Azizah Salsha, Istri Pratama Arhan Sampai Bahas Hubungan Intim sama..
Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey