Suara.com - Mantan pemain asing PSM Makassar, Anco Jansen, menilai keputusan Mees Hilgers membela Timnas Indonesia menjadi salah satu penyebab turunnya pamor sang bek di bursa transfer.
Menurutnya, langkah tersebut membuat sejumlah klub Eropa ragu untuk merekrutnya.
Hilgers, yang kini membela FC Twente, baru saja menuntaskan musim yang dinilai mengecewakan.
“Dia tentu saja mengalami musim yang sangat buruk,” ujar Jansen, dikutip dari TwenteInsite.
Pernyataan itu diamini analis sepak bola Belanda, Van Wissing, yang menilai performa bek 24 tahun tersebut jauh di bawah potensi sebenarnya.
“Memang benar. Untuk seseorang dengan potensinya, ini musim yang buruk,” timpalnya.
Perjalanan ke Asia Tenggara Jadi Masalah
Anco Jansen, yang pernah memperkuat PSM pada musim 2021–2022, menyoroti pilihan Hilgers untuk membela skuad Garuda.
Menurutnya, klub-klub Eropa tidak selalu senang jika pemainnya harus sering bepergian jauh untuk laga internasional.
“Dia memilih timnas Indonesia. Klub tidak suka jika pemainnya sering harus ke Kamboja atau Laos,” kata Jansen.
Baca Juga: Perbandingan Patrick Kluivert dan Fabio Grosso, 2 Sosok yang Latih Jay Idzes
Jarak dan intensitas perjalanan itu dinilai bisa memengaruhi kondisi fisik dan kebugaran pemain.
Ditambah lagi, kalender FIFA di Asia Tenggara sering kali berbenturan dengan jadwal kompetisi Eropa, membuat klub harus kehilangan pemain di momen penting.
Rentan Cedera dan Nilai Pasar Turun
Jansen juga menyoroti kondisi fisik Hilgers yang belakangan lebih rentan cedera.
“Dia juga tiba-tiba menjadi rentan cedera,” ujarnya.
Saat ini, nilai pasar Hilgers diperkirakan berada di angka €6,5 juta atau sekitar Rp117 miliar.
Namun, Jansen meragukan ada klub yang mau membayar harga tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Susunan Upacara Hari Pramuka 2026, Lengkap dari Persiapan hingga Pembubaran
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg
-
Ulasan Kapan Nanti: Delapan Kisah Surealis tentang Trauma dan Kepahitan Hidup
-
Fan Siap-siap! D.O. EXO Gelar Konser di Jakarta pada 21-22 November 2026
-
Viral Pria Denmark Boyong Keluarga Besar Bawa Hantaran Lamaran Gadis Selomerto Wonosobo
-
Syarat dan Ketentuan Program Konversi Cicilan Kartu Kredit BRI via BRImo
-
Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
-
Bobby Nasution Ingin Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing
-
Apa Itu Mesh Cushion? Ini 3 Rekomendasinya yang Paling Tahan Lama
-
Perkuat Hilirisasi Sawit, Kemenkop Dorong Koperasi dan LPDB Buka Akses Pembiayaan