Suara.com - Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Tajikistan U-17 dalam laga perdana Piala Kemerdekaan 2025 yang bakal berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (12/8/2025) malam WIB.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, memastikan anak asuhannya sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum menghadapi Tajikistan.
Ia menegaskan anak asuhannya sudah berlatih dengan keras, termasuk menggelar training camp (TC) di Bali beberapa waktu lalu.
"Yang pertama untuk persiapan pertandingan besok kita sudah mencoba memberikan persiapan yang cukup maksimal ya, dari kita di Bali termasuk kita 3 hari melakukan latihan ada di Medan Kita persiapkan bagaimana kita akan bermain di Piala Kemerdekaan," kata Nova kepada awak media.
"Saya lihat semua pemain dalam kondisi yang siap dan semoga pemain bisa tampil maksimal besok. Dan semoga kita bisa menghasilkan hasil yang maksimal," jelasnya.
Dalam laga menghadapi Timnas Tajikistan U-17, pelatih Nova Arianto diperkirakan akan kembali mengandalkan skema favoritnya, 3-4-3.
Posisi kiper kemungkinan besar akan diisi oleh Daffa Setiawan. Di lini pertahanan, tiga bek sejajar yang diprediksi tampil adalah Algazani Dwi, Putu Panji, dan Matthew Baker. Pada sektor sayap, Eizar Jacob diproyeksikan menempati posisi wing back kanan, sedangkan Daniel Alfredo mengawal sisi kiri.
Dua gelandang tengah yang menjadi pilihan adalah Evandra Florasta dan Noha Pohan, yang akan bertugas mengatur tempo permainan dan menjadi penghubung antara lini belakang dan depan.
Untuk sektor serangan, Fadly Alberto diperkirakan beroperasi sebagai winger kanan, Zahaby Gholy mengisi posisi winger kiri, dan Mochamad Mierza Firjatullah diplot sebagai ujung tombak.
Baca Juga: Timnas U-17 'Ritual' Siram Rumput Jelang Tampil di Piala Kemerdekaan 2025, Kenapa?
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Tajikistan U-17 di Piala Kemerdekaan 2025:
(3-4-3): Daffa Setiawan; Algazani Dwi, Putu Panji, Matthew Baker; Eizar Jacob, Evandra Florasta, Noha Pohan, Daniel Alfredo; Fadly Alberto, Mochamad Mierza Firjatullah, Zahaby Gholy.
Berita Terkait
-
Timnas U-17 'Ritual' Siram Rumput Jelang Tampil di Piala Kemerdekaan 2025, Kenapa?
-
Timnas Indonesia U-17 Vs Tajikistan: Bukan soal Menang, Tapi...
-
Piala Kemerdekaan 2025: Bukan di Lapangan, Pemain Mali Latihan di Parkiran
-
Besok Kick Off! Seberapa Siap Pemprov Sumut Gelar Piala Kemerdekaan 2025?
-
Nova Arianto Siapkan Senjata Rahasia Timnas U-17 untuk Bungkam Tajikistan
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah