Suara.com - Bali United tampaknya akan kembali menciptakan kejutan baru dengan mendatangkan salah satu gelandang elite asal Belanda, Jordy Bruijn, untuk mengarungi BRI Super League 2025/2026.
Kabar soal bergabungnya Jordy Bruijn menuju Bali United ini pertama kali dihembuskan oleh akun X yang biasanya membahas rumor transfer di Belanda, yakni Transfers Niews NL, pada Rabu (13/8/2025).
“Jordy Bruijn akan meninggalkan Heracles Almelo dan saat ini akan pindah ke Bali United, di mana gelandang tersebut akan menandatangani kontrak selama dua musim,” tulis akun X @TransfersNNL tersebut.
Lantas, siapa sebetulnya sosok Jordy Bruijn? Bagaimana reputasi dan prestasinya selama berkarier di Belanda hingga akhirnya jadi bidikan Bali United untuk musim ini? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Jordy Bruijn
Bisa dibilang, Jordy Bruijn adalah salah satu pemain yang bakal menjadi gebrakan baru di BRI Super League 2025/2026. Sebab, pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, ini punya rekam jejak yang cukup mentereng.
Pemain yang lahir pada 23 Juli 1996 ini mengawali petualangannya di dunia sepak bola bersama akademi Ajax Amsterdam. Dia kemudian mendapatkan kesempatan debut di tim Jong Ajax pada 6 November 2015.
Momen itu tepatnya terjadi ketika Jong Ajax menghadapi MVV Maastricht pada kasta kedua Liga Belanda. Sayangnya, karena banyak mengalami cedera, dia ketika itu hanya bermain satu kali saja pada musim 2015/2016.
Setelah itu, dia malah memutuskan untuk bergabung dengan SC Heerenveen pada Mei 2016. Selama bermain di sana, dia sempat menjalani masa peminjaman selama semusim bersama NEC Nijmegen pada 2019.
Baca Juga: Jadwal Pekan Kedua Super League 2025/2026: Duel Timur vs Barat hingga Derby Jatim
NEC Nijmegen memutuskan untuk mempermanenkan status Bruijn pada bursa transfer musim panas 2020. Akhirnya, dia bermain di sana selama kurang lebih tiga tahun dan mengakhirinya pada 2023.
Yang menarik dari periode kariernya bersama NEC Nijmegen ialah Bruijn sempat bermain satu klub bersama bek andalan Timnas Indonesia saat ini, Calvin Verdonk, yang sejauh ini masih setia bersama NEC.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini sempat mencoba peruntungan di kasta tertinggi Liga Lebanon bersama Safa pada 2023-2024. Namun, akhirnya ia memilih pulang ke Belanda untuk memperkuat Heracles Almelo.
Sayangnya, kiprah Bruijn bersama Heracles Almelo tak begitu mengesankan. Musim lalu, dia hanya bermain sebanyak 11 kali saja dan lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan, terutama di Eredivisie 2024/2025.
Meskipun demikian, pengalaman Bruijn di sejumlah klub elite ini bisa membawa angin segar bagi Bali United yang saat ini sudah sangat kental dengan aroma Belanda karena punya pelatih dan banyak pemain dari Negeri Kincir Angin tersebut.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Jadwal Pekan Kedua Super League 2025/2026: Duel Timur vs Barat hingga Derby Jatim
-
BRI Super League: Ong Kim Swee Puji Performa Persik Kediri di Laga Perdana
-
Euforia Kemenangan Debut, Malut United Bidik Bungkam Bali United di Kandang
-
Hasil Super League: Drama Menit Akhir, Bali United Paksa Persik Pulang dengan Satu Poin
-
Bali United dan Persik Kediri Siap Hancurkan Satu Sama Lain di Laga Perdana
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan