Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk dikabarkan menjadi incaran kontestan Liga Champions musim 2025/2026 yakni Villarreal.
Sejak didatangkan dari akademi Ajax pada 2018, Pascal Struijk telah menjelma menjadi figur tak tergantikan di lini pertahanan Leeds United.
Selama pengabdiannya, pemain berusia 26 tahun ini turut andil dalam dua kali promosi ke Premier League dan kini menjadi pemain kunci bagi The Whites.
Namun, penampilannya yang konsisten tampaknya telah menarik perhatian dari luar Elland Road.
Menurut laporan terbaru dari jurnalis transfer ternama, Pete O’Rourke dari Football Insider, Villarreal tertarik untuk merekrut mantan pemain timnas muda Belanda tersebut.
Lewat unggahannya di platform media sosial X, O’Rourke mengabarkan bek Leeds United, Pascal Struijk menjadi incaran Villarreal sebelum bursa transfer ditutup.
Bagi Leeds United, situasi ini menghadirkan dilema pelik. Klub kemungkinan besar enggan melepas Struijk, terutama saat mereka baru kembali ke kasta tertinggi.
Namun, godaan tampil di Liga Champions yang ditawarkan Villarreal bisa menjadi daya tarik besar bagi sang pemain.
Selain itu, penjualan dengan nilai signifikan juga dapat membantu menyeimbangkan neraca keuangan klub.
Baca Juga: Pemain Keturunan Ini Sukses Taklukkan Tim Belanda dan Selangkah Lagi Lolos Liga Champions
Adapun Pascal Struijk menjadi andalan bagi Leeds United di laga perdana Premier League melawan Everton, Selasa (19/8/2025) dini hari WIB.
Pemain keturunan Indonesia ini tampil selama 90 menit dan membantu Leeds United menang tipis 1-0 atas Everton.
Terlepas dari minat Villarreal, bulan lalu Struijk sempat mengungkapkan antusiasmenya untuk kembali berlaga di Premier League bersama Leeds.
“Ini sangat menyenangkan. Saya rasa hal terbaik yang bisa kami lakukan adalah masuk tanpa rasa takut. Contohnya tahun lalu, jelas tidak akan mudah. Tapi dengan pengalaman yang dimiliki beberapa pemain, semoga kami bisa membawanya ke dalam tim," ucap Pascal Struijk.
“Tidak selalu akan berjalan mudah, terkadang kami harus bertahan lebih banyak. Tapi saya rasa kami tidak akan banyak mengubah apa yang kami lakukan musim lalu karena itu cukup sukses bagi kami, jadi mengapa tidak mencoba hal yang sama di Premier League juga,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bek Keturunan Indonesia Bantu Leeds United Tumbangkan Everton di Premier League
-
Gol Kontroversial Nmecha Bawa Leeds United Raih Poin Penuh Lawan Everton
-
Perbandingan Harga Pasar Persib Bandung vs Selangor FC, Lawan di Liga Champions Asia 2
-
Tangan Terbuka Pemain Keturunan Indonesia Sambut Pemain Manchester City ke Leeds United
-
Pesaing Sandy Walsh di Buriram United Pernah Main di Liga Champions
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla