Suara.com - AC Milan mendapat suntikan motivasi besar setelah Luka Modric tampil perdana di San Siro dan disambut dengan standing ovation dari ribuan tifosi.
Gelandang legendaris asal Kroasia itu baru saja bergabung dengan Rossoneri pada musim panas ini setelah kontraknya bersama Real Madrid berakhir.
Modric, yang akan berusia 40 tahun bulan depan, tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua saat Milan menang 2-0 atas Bari di Coppa Italia.
Begitu masuk menggantikan Samuele Ricci, sorakan meriah dan tepuk tangan panjang mengiringi setiap sentuhan bolanya.
Tak butuh waktu lama bagi Modric untuk mengungkapkan rasa harunya.
Lewat akun Instagram, peraih Ballon d’Or 2018 itu menuliskan pesan emosional untuk para pendukung Milan.
“Rumah baruku! Terima kasih dari hati untuk semua fans Milan atas sambutan dan kasih sayang luar biasa yang kalian tunjukkan kemarin di San Siro. Sampai jumpa hari Sabtu!” tulis Modric.
Kehadiran Modric jelas memberi nuansa berbeda bagi skuad Milan asuhan Massimiliano Allegri.
Di tengah proyek peremajaan tim yang diisi nama-nama muda seperti Samuele Ricci dan Ardon Jashari, Modric membawa pengalaman segudang yang tak ternilai harganya.
Baca Juga: Ayah Keras, Anak Jadi Bintang: Lika Liku Kehidupan Pemain Keturunan Indonesia yang Dibidik AC Milan
Sporting director Milan, Igli Tare, memang dikenal ingin membangun tim masa depan dengan deretan talenta muda.
Namun, kehadiran Modric dipandang sebagai keseimbangan penting.
Dengan karier panjangnya di Real Madrid, di mana ia meraih lima trofi Liga Champions, Milan berharap mental juara sang gelandang bisa menular ke pemain lain.
Bagi fans Milan, Modric bukan hanya sekadar transfer besar, melainkan simbol ambisi klub untuk kembali berjaya di Eropa.
San Siro kembali bergemuruh, kali ini untuk menyambut salah satu gelandang terbaik dalam sejarah sepak bola modern.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rindu Terbayar Setelah 10 Tahun, BRI Pertemukan PMI Yuni dengan Ibunya di Taiwan
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
Rekening Donasi Dibekukan: Penegakan Hukum atau Pembatasan Demokrasi?
-
BRI Dekat Dengan Pekerja Migran Indonesia Lewat Program Tali Kasih "Teman Seperjuangan"
-
Pramono Ungkap Kronologi Rombongan Fortuner-Alphard Terobos CFD Sudirman: Sudah Dihalau Malah Maksa
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Usut Karhutla Sampai Akar! Audit Korporasi dan Proses Hukum hingga Level Manajemen
-
Hukum Memperingati Maulid Nabi Menurut Ulama, Begini Penjelasannya
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan